Sinodalitas Dibangun dalam Kehidupan Sehari-hari, Bukan Hanya dalam Sidang Gereja

Foto bersama para Uskup se Asia di Jakarta- Indonesia

Komsoskam.com Sinodalitas dibangun dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dalam sidang-sidang Gereja. Hal ini disampaikan Pushpa Joseph selaku   Manajer Program Porticus untuk Asia dalam Sidang Pleno XII Federation of Asian Bishops’ Conferences (FABC) yang berlangsung di Jakarta.

Dalam pemaparannya, Pushpa Joseph menegaskan bahwa sinodalitas bukan sekadar metode atau agenda pertemuan Gereja, melainkan sebuah cara hidup yang diwujudkan melalui relasi sehari-hari. Menurutnya, budaya saling mendengarkan, membangun kepercayaan, dan berjalan bersama harus dimulai dari komunitas-komunitas kecil, seperti keluarga, lingkungan, dan paroki.

Ia menjelaskan bahwa proses sinodal tidak hanya terjadi ketika para uskup atau pemimpin Gereja berkumpul dalam sebuah sidang. Sebaliknya, semangat sinodal bertumbuh ketika umat saling mendengarkan, menghargai perbedaan, dan bersama-sama mencari kehendak Allah dalam  kehidupan sehari-hari.

“Sinodalitas pada dasarnya bukanlah tentang struktur atau proses. Sinodalitas dimulai dengan konversi—konversi hati, konversi dalam hubungan, dan konversi dalam cara kita berjalan bersama” kata Ibu Pushpa.

Pushpa juga menekankan pentingnya membangun ruang yang aman dan penuh kepercayaan agar setiap orang dapat menyampaikan pengalaman, harapan, maupun pandangannya. Dengan demikian, Gereja semakin mampu menjadi komunitas yang berjalan bersama dalam semangat persaudaraan dan partisipasi.

Pushpa mengungkapkan harapannya agar sidang ini bisa menginspirasi pembaruan yang berkelanjutan di seluruh kawasan. Ia mengatakan bahwa kesaksian para uskup dan Gereja-Gereja lokal di Asia dapat mendorong umat beriman untuk membangun komunitas yang ditandai oleh keterbukaan, partisipasi, dan dialog—sifat-sifat yang akan memungkinkan Gereja untuk melayani secara lebih efektif sebagai jembatan harapan di seluruh Asia.

Sidang Pleno XII FABC menjadi kesempatan bagi Gereja di Asia untuk terus memperdalam semangat sinodalitas sebagai bagian dari misi Gereja di tengah masyarakat yang terus berubah.

Ambros Tamba, Sumber: Radio Veritas Asia

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com