Pesparani Katolik Kota Medan 2026: Merayakan Iman dalam Harmoni dan Pelayanan

Komsoskam.com | Medan – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Kota Medan Tahun 2026 resmi dibuka pada Sabtu, 5 September 2026, di Gedung Catholic Center Medan serta di Aula Hayam Wuruk. Kegiatan ini menjadi ruang bagi umat Katolik dari berbagai paroki di Kota Medan untuk mengembangkan talenta, memperdalam iman, serta membangun persaudaraan melalui seni liturgi dan pendalaman Kitab Suci.

Pembukaan Pesparani ditandai dengan pemukulan gong oleh Vikep Medan, RD Sampang Tumanggor yang mewakili Uskup Agung Medan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, para pastor, pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Sumatera Utara, Hendrik Halomoan Sitompul, serta perwakilan umat Katolik dari berbagai paroki.

Pesparani Kota Medan 2026 menyuguhkan sejumlah perlombaan yaitu Paduan Suara Dewasa Campuran, Mazmur , Tutur Kitab Suci, serta Cerdas Cermat Rohani dalam berbagai kelompok usia. Kegiatan ini sekaligus memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Medan.

Ketua Panitia Pesparani Katolik Kota Medan 2026, Edison Sibagariang, bersama seluruh panitia mempersiapkan pelaksanaan kegiatan ini sebagai sebuah perayaan iman sekaligus ajang pengembangan talenta umat. Kehadiran peserta dari berbagai paroki menunjukkan antusiasme umat Katolik Kota Medan untuk mengambil bagian dalam perayaan iman melalui seni, musik, dan Sabda Allah.

Pelantikan Pengurus LP3KD Kota Medan

Rangkaian kegiatan Pesparani Kota Medan 2026 juga menjadi momentum penting bagi keberlanjutan pembinaan Pesparani Katolik di Kota Medan. Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik pengurus LP3KD Kota Medan yang baru.

Pelantikan ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepengurusan sebelumnya yang dipimpin oleh RD Benno Ola Tage. Sebagai ketua demisioner, RD Benno Ola Tage menyampaikan harapan agar kepengurusan baru dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun sebelumnya, sekaligus menghadirkan berbagai pengembangan baru bagi Pesparani di Kota Medan.

Dalam pesannya, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas menyampaikan selamat untuk pengurus LP3KD yang baru dilantik. Ia mengatakan kesiapannya dalam mendukung pengembangan Pesparani di Kota Medan. “Saya senang dan saya rasa ke depannya perlu ada kegiatan yang bukan hanya sekali setahun tetapi berkelanjutan. Artinya saya paham suara peserta paduan suara sungguh luar biasa dan tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.”

Pesparani sebagai Ruang Seni  dan Budaya Kota Medan

Wali Kota Medan berharap Pesparani tidak hanya dilaksanakan ketika umat sedang mempersiapkan diri menuju perlombaan tingkat nasional, tetapi dapat dikembangkan menjadi kegiatan seni dan budaya yang dilaksanakan secara rutin di Kota Medan.

Pesparani memiliki kekuatan pada perpaduan seni, paduan suara, musik, dan nilai-nilai iman. Karena itu, kegiatan tersebut dinilai memiliki potensi untuk semakin dikenal dan dinikmati oleh masyarakat Kota Medan maupun masyarakat dari luar daerah.

Harapan tersebut sekaligus membuka ruang kerja sama yang lebih luas antara Pemerintah Kota Medan dan LP3KD dalam pengembangan Pesparani sebagai kegiatan yang berkelanjutan.

Selanjutnya Ketua LP3KD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, menegaskan bahwa Pesparani tidak dimaksudkan semata-mata sebagai ajang kompetisi. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan dan kaderisasi umat, khususnya dalam menyiapkan generasi yang mampu mengambil bagian dalam pelayanan Gereja.

Pesparani dirancang sebagai bentuk pembinaan rohani dan seni liturgi secara berjenjang. Melalui proses tersebut diharapkan lahir pelayan-pelayan Gereja yang memiliki kemampuan, karakter, dan semangat untuk melayani, baik dalam kehidupan menggereja maupun di tengah masyarakat.

Menuju Pesparani Tingkat Provinsi

Pesparani Kota Medan 2026 juga menjadi bagian dari proses seleksi untuk mempersiapkan kontingen Kota Medan menuju Pesparani tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan berlangsung di Pematangsiantar pada Oktober 2026. Kita doakan bersama agar pemenang atau juara dari Kota Medan bisa meraih juara juga dalam Pesparani tingkat Provinsi yang akan datang.

PEMENANG LOMBA PESPARANI KOTA MEDAN TAHUN 2026


Juara Umum: Paroki Hayam Wuruk

Pemenang Lomba Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC):

  1. Juara 1: Paroki Hayam Wuruk
  2. Juara 2: Paroki Katedral
  3. Juara 3: Paroki Padang Bulan

Pemenang Lomba Mazmur Kategori Dewasa:

  1. Alizaro Laia (Paroki Hayam Wuruk)
  2. Risna V. Telaumbanua (Paroki Mandala)
  3. Dessy Cicilia (Paroki Pasar Merah)

Pemenang Lomba Mazmur Kategori Orang Muda Katolik (OMK):

  1. Theresia S. M. Simarmata (Paroki Mandala)
  2. Krista Bakara (Paroki Martubung)
  3. Geraldine Nababan (Paroki Helvetia)

Pemenang Lomba Mazmur Kategori Remaja:

  1. Grace M. Manalu (Paroki Helvetia)
  2. Jessica C. Sitepu (Paroki Martubung)
  3. Felicia Matondang (Paroki Hayam Wuruk)

Pemenang Lomba Mazmur Kategori Anak:

  1. Bellycia J. Tinambunan (Paroki Padang Bulan)
  2. Aibella F. Mulia (Paroki Katedral)
  3. Rebecca E. Ginting (Paroki Tanjung Selamat)

Pemenang Lomba Cerdas Cermat Rohani (CCR) Kategori Remaja:

  1. Paroki Medan Tanjung Morawa
  2. Paroki Mandala
  3. Paroki Tanjung Selamat

Pemenang Lomba Cerdas Cermat Rohani (CCR) Kategori Anak:

  1. Paroki Katedral
  2. Paroki Martubung
  3. Paroki Helvetia

Pemenang Lomba Tutur Kitab Suci (TKS):

  1. Glandly Ernest Nababan (Paroki Tanjung Selamat)
  2. Andrew Mora Sakti Situmorang (Paroki Padang Bulan)
  3. Alvaro Gavriel Turnip (Paroki Medan Timur)

Selamat kepada para pemenang lomba dan semoga bisa menampilkan yang terbaik pada tingkat provinsi di bulan Oktober yang akan datang.

Setiap kontingan dari Paroki juga mendapatkan dana pembinaan, semoga semangat pesparni menjadi berkat bagi pertumbuhan iman umat.

Humas/ Panitia Pesparani Katolik Kota Medan 2026

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com