Triduum Santo Antonius Padua 7-9 Juni 2021

 496 total views,  1 views today

komsoskam.com – Selama tiga hari dari tanggal 7 – 9 juni 2021, Persaudaraan Fransiskan Konventual di Indonesia Provinsi Maria Tak Bernoda merenungkan dan mendalami panggilan Fransiskan dari Santo Antonius Padua. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya kesempatan ini diadakan secara tatap muka dalam suka cita persaudaraan, tahun ini karena situasi pandemi Covid-19, kegiatan ini terlaksana secara daring. Tema yang diangkat dalam pertemuan ini adalah 800 tahun panggilan Fransiskan Santo Antonius padua.

Kegiatan ini dianimasi oleh Komisi Pendidikan lanjut Provinsi yang diketuai oleh P. Robert Zhon Piter M. Sihotang, OFMConv bersama P. Longinus M. Judung, OFMConv bekerja sama dengan tim spiritualitas Provinsi oleh P. Bonaventura M. Gultom OFMConv. Bahan-bahan untuk refleksi pribadi dan komunitas selama 3 hari dipersiapkan oleh P. Longinus M. Judung, OFMConv yang diambil dari sermones Santo Antonius Padua tentang padang gurun pertobatan.

Ada tiga nara sumber yang membagikan refleksi mereka tentang tema 800 tahun panggilan Fransiskan Santo Antonius Padua. Pada hari pertama refleksi dibawakan oleh P. Longinus M. Judung  tentang historisitas dan tinjauan teologis Santo Antonius padua. Tema kedua dibawakan oleh P. Fictorium Natanael M. Ginting, OFMConv tetang figur Antonius Padua dalam fonti fransiskan (sumber-sumber Fransiskan), dan tema yang ketiga dibawakan oleh P. Pio Amran Mikael M. Purba OFMConv yang sedang berada dan melayani di Assisi Italia membagikan refleksinya tentang persaudaraan fransiskan dalam sermones Santo Antonius Padua.

Pada bagian akhir pertemuan , Minister Provinsial, P. Kornelius Tri Chandra M. Fajariyanto, OFMConv, menyampaikan hasil refleksinya terkait peristiwa pertemuan antara Fransiskus Assisi dan Antonius Padua. Pertemuan ini menghasilkan satu peralihan atau kebaruan dan discernment baik dari pihak Fransiskus maupun Antonius. Minister menekankan akan pentingnya untuk terus membaharui diri, sebagaimana Fransiskus Assisi memberikan dukungan kepada Antonius Padua untuk mengajar dan mendalami ilmu-ilmu suci kepada Antonius dan juga bagi saudara-saudara asalkan tidak memadamkan semangat doa dan kebaktian suci. Pastor Minister mengajak setiap saudara untuk terus menggali ilmu-ilmu suci demi pelayanan kepada umat beriman dalam tugas dan karya pelayanan masing-masing saudara di setiap komunitas. Dan selanjutnya para saudara hendaknya senantiasa menjalin relasi yang baik dengan Tuhan dalam doa-doa pribadi dan bersama sehingga karya pewartaan kita semakin menampakkan kasih Allah kepada sesama.

Bonaventura Roy M. Gultom, OFMConv merangkum seluruh isi pertemuan ini dengan memberi judul mozaik santo Antonius Padua. Lewat figur dan teladan santo Antonius yang menghidupi Injil dan salib Kristus yang mengikuti Fransiskus sebagai pendiri ordo, marilah kita juga merekonstruksi figur santo Antonius di jaman kit aini. Kita para saudara adalah mozaik hidup. Semoga kita berjuang terus-menerus untuk merealisasikannya.

Pada bagian terakhir, para saudara oleh moderator P. Robert Zhon Piter M. Sihotang, OFMConv diberi kesempatan untuk berbagi tentang kegiatan selama 3 hari ini. Beberapa saudara yang menyampaikan sharingnya, mengapresiasi pertemuan ini dan menemukan banyak hal baru yang perlu untuk dihidupi dan dikembangkan dalam karya pelayanan terkait dengan spiritualitas fransiskan dalam diri Santo Antonius Padua. Dengan pertemuan ini para saudara semakin antusias untuk terus menggali dan menghidupi semangat dan devosi Santo Antonius Padua dan tentunya untuk dikembangkan dalam setiap karya pelayanan para saudara.

 

(Pastor Fictorium Ginting, OFM Conv)

Foto Persaudaraan Ordo Saudara Dina Konventual Indonesia (foto sebelum pandemic Covid-19)
Facebook Comments

Ananta Bangun

Suami berbahagia dari Eva Susanti Barus | Sering menulis di blog pribadi anantabangun.wordpress.com

Leave a Reply