Perayaan Syukur Dua Tahun Kemandirian Provinsi Ordo Konventual Indonesia

 517 total views,  1 views today

komsoskam.com – Delitua, Perayaan syukur Dua tahun berdirinya Provinsi Ordo Konventual Indonesia adalah buah iman dan pelayanan dari para saudara dari para misionaris OFMConv, yang bermula di Bogor oleh Saudara-saudara dari Provinsi Belanda dan Belgia pada tahun 1937 sampai 1961. Misi kemudian dilanjutkan oleh P. Adeodatus Laibahas OFMConv di Sumatera Utara, dan belajar Bahasa batak di Pangururan. Ia adalah putra pertama pribumi OFMConv buah dari Pendidikan misionaris Belanda pada tahun 1967  namun saudari maut menjemputnya di danau toba pada 16 april 1967. Misi OFMConv di Indonesia menudian dilanjutkan oleh 3 misionaris dari Italia, P. Giuseppe Brentazzoli, OFMConv, P. Ferdinando Severi, OFMConv, dan P. Antonio Murru, OFMConv. di tanah air Indonesia.

Mengejar kekudusan, merangkul masa depan adalah tema perayaan syukur 2 tahun provinsi OFMConv, mandiri di Indonesia. Perayaan syukur ini berlangsung di biara pusat Ordo di Delitua. Seluruh persaudaraan di wilayah keuskupan agung Medan hadir dalam perayaan syukur ini, juga undangan dari tokoh umat dan dewan pastoral paroki santo Yosef Delitua dan santo Fransiskus Assisi Padang Bulan serta para suster Fransiskan Santo Elisabet (FSE) yang ada di Delitua.

Minggu 6 Juni 2021 pada saat Gereja merayakan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus. Perayaan syukur ini dibuka dengan ibadat sore meriah di aula santo Maksimilianus Maria Kolbe. Minister Provinsial, P. Kornelius Tri Chandra M. Fajariyanto OFMConv, dalam kata sambutannya mengucapkan syukur atas perayaan hari ini. Beliau berterima kasih kepada seluruh persaudaraan dan setiap saudara yang dengan caranya masing-masing melaksanakan karya pelananan dengan baik. Meskipun situasi pandemi membuat banyak program baik di tingkat provinsi maupun komunitas sedikit terkendala namun syukur kepada Allah para saudara masih berada dalam keadaan sehat dan berjuang untuk memberikan pelayanan yang terbaik di komunitas dan karya masing-masing. Mari kita terus melakukan apa yang terbaik di setiap komunitas, karya dan pelayanan kita masing-masing, demikian P. Minister meneguhkan para saudara.

Baca juga  Komunitas Skolastikat Bitora Laksanakan Tradisi Perjalanan Rohani “Il Cammino” Santo Antonius Padua

Pastor minister juga menyampaikan limpah terima kasih kepada tokoh umat dan dewan pastoral paroki yang senantiasa mendukung karya dan pelayanan Ordo di Indonesia dan memohon untuk tetap memberikan masukan yang baik demi perkembangan dan kebaikan pelayanan para saudara di setiap komunitas dan karya yang dipercayakan provinsi.

P, Joseph Lesta M. Pandia, OFMConv, mewakili persaudaraan menyampaikan kesan dan pesan atas perayaan 2 tahun kemandirian Provinsi. Beliau menggarisbawahi dalam 3 poin. Yang pertama tentang sejarah pendirian provinsi Indonesia. Sejak tahun 2005 dalam kapitel General di Assisi sudah ada wacana dari pihak general untuk mempersiapkan Indonesia menjadi provinsi mandiri. Hal ini terkait dengan syarat-syarat yang sudah cukup untuk menjadi provisni yakni jumlah saudara dan juga jumlah komunitas. Namun karena satu dua hal akhirnya di kapitel general tahun 2019 yang lalu baru terealisasi dan ini patut di syukuri. Poin kedua yang disoroti adalah terkait dengan tema perayaan ini yakni mengejar kekudusan, merangkul masa depan. Tema yang sangat menarik dan inspiratif, demikian dikatakan P. Pandia. Dalam refleksinya, kaliamat ini sesungguhnya mengajak para saudara untuk berjuang untuk hidup kudus karena inilah panggilan setiap orang Kristen, menjadi kudus. Kekudusan itu diperoleh lewat relasi yang intim dengan Yesus. Maka mari kita Bersama-sama untuk menjalin relasi yang baik dengan yesus dalam doa pribadi, doa komunitas dan juga lewat merenungkan Sabda Allah. Dan poin yang ketiga adalah tentang pemberian diri. Mari kita masing-masing memberi diri untuk persaudaraan ini, pemberian diri ini menjadi bukti bahwa kita adalah bagian dari persaudaan ini yang hadir untuk melayani umat Allah di dalam komunitas kita masing-masing.

Baca juga  Minister General Konventual Dipilih Menjadi Uskup

Mewakili tokoh umat, Bpk. Darwin Sembiring yang juga adalah anggota DPRD kabupaten Deli Serdang, menyampaikan kata sambutannya. Beliau yang cukup mengenal para saudara Fransiskan Konventual termasuk para misionaris menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Ordo di wilayah Deli Serdang secara khusus dan Indonesia seluruhnya. Ia secara pribadi menyampaikan akan siap membantu Ordo dan gereja terutama dalam perizinan bangunan-bangunan milik gereja dan Ordo di wilayah kabupaten Deli Serdang. Di samping itu, Bpk. Sembiring dan keluarga besar Sembiring yang juga merupakan tokoh awal katolik di Wilayah Delitua menyampaikan dukungan yang sebesar-besarnya untuk perkembangan karya pelayanan Ordo. Jangan segan-segan untuk mengajari kami umat beriman dan mendukung kami untuk tahu dan bisa membantu Ordo dan gereja dalam segala hal demi perkembangan karya pelayanan Ordo dan juga bagi Pendidikan para frater muda. Saya, dan kami umat beriman akan siap mendukung karya dan pelayanan ordo, demikian Bpk. Sembiring, mengakhiri kata sambutannya.

Perayaan ini kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun provinsi oleh minister Provinsial bersama anggota dewannya. Setelah itu dilanjutkan dengan makan bersama dan rekreasi. Hiburan dari para Postulan dan juga dari setiap komunitas yang hadir menambah suasana persaudaraan dan kegembiraan. Perayaan syukur ini selesai pada pukul 20.30.

 

(Pastor Fictorium Ginting, OFM Conv)

Facebook Comments

Ananta Bangun

Suami berbahagia dari Eva Susanti Barus | Sering menulis di blog pribadi anantabangun.wordpress.com

Leave a Reply