Paus Leo XIV Serukan Penggunaan Energi Nuklir Secara Damai pada Peringatan 40 Tahun Tragedi Chernobyl

Seorang wanita sedang meletakkan bunga untuk mengenang korban nuklir Chernobyl.

 

Oleh Davin Watkins

VATIKAN, KOMPAS.com — Paus Leo XIV menyerukan penggunaan energi nuklir secara bertanggung jawab demi kehidupan dan perdamaian dunia, bertepatan dengan peringatan 40 tahun bencana nuklir Chernobyl.

Seruan tersebut disampaikan saat Paus memimpin doa Regina Caeli di Lapangan Santo Petrus, Minggu (27/4/2026).

Dalam pesannya, Paus mengenang tragedi ledakan reaktor nuklir di Chernobyl pada 26 April 1986, yang disebutnya sebagai peristiwa yang “membekas dalam hati nurani umat manusia”.

“Kita mempercayakan para korban kepada belas kasih Tuhan, serta semua yang hingga kini masih menderita akibatnya,” ujar Paus.

Sebagai informasi, ledakan reaktor di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, yang saat itu berada di bawah Uni Soviet dan berlokasi sekitar 90 kilometer di utara Kyiv, Ukraina, menewaskan 31 orang secara langsung. Selain itu, sekitar 15.000 orang lainnya meninggal dalam beberapa tahun berikutnya akibat paparan radiasi.

Dalam kesempatan tersebut, Paus juga mengingatkan bahaya penggunaan teknologi yang semakin canggih tanpa pertimbangan matang.

Ia menekankan pentingnya kebijaksanaan dan tanggung jawab dalam setiap pengambilan keputusan terkait energi nuklir.

“Saya berharap pada semua tingkat pengambilan keputusan, kebijaksanaan dan tanggung jawab senantiasa diutamakan, sehingga setiap penggunaan energi atom benar-benar melayani kehidupan dan perdamaian,” kata Paus.(VATICAN NEWS, 26 April 2026)


Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com