Sr.Ignasia Simbolon KSSY: Memberi Yang Terbaik Hingga Akhir

 45,217 total views,  2 views today

“Ribuan lilin bisa dinyalakan dengan satu lilin, dan hidup lilin itu tidak akan pendek. Kebahagiaan tidak akan berkurang meski setiap saat dibagi-bagi”.

Ungkapan tersebut menggema sebagai gambaran karya dan pelayanan Sr. Ignasia Simbolon KSSY yang menjalani 50 tahun hidup berkaul dalam persaudaraan Kongregasi Suster Santo Yosef. Bagian terbesar dan terbaik hidupnya telah dipersembahkannya bagi Tuhan melalui kongregasi, dan ia akan tetap setia.  Sr. Ignasia Simbolon KSSY, lahir di Pangururan, 9 Agustus 1952. Mengikrarkan Kaul Kekal pada tahun 1976. 

Sebagi ungkapan syukur, perayaan pesta diadakan oleh Kongregasi Suster Santo Yosef diawali dengan perayaan ekaristi yang berlangsung di Gereja Paroki St. Antonius Padua, Hayam Wuruk Medan, Senin 20 Desember 2021.

Perayaan ekaristi dipimpin oleh pastor Paulinus Simbolon OFM Cap., bersama pastor Bernard Sigalingging OFMCap., dan Pastor Albert Pandiangan OFMCap.

Dalam homilinya pastor Paulinus Simbolon OFMCap., menjelaskan bahwa perjalanan hidup ini bukan soal sukses, tetapi bagaimana  menjadi yang terbaik sampai akhir.

Pastor yang juga berasal dari paroki Pangururan ini menambahkan bahwa dalam pencarian destiny, tidak perlu menyalahkan siapa-siapa. Namun perlu melihat, merenungkan dan melakukan yang terbaik seturut kehendak Tuhan.

“Tidak hanya untuk suster Ignasia, tetapi setiap orang harus menemukan jalan eksodusnya menuju tanah terjanji. Seperti Bapa Abraham dan Sarah yang berangkat dari tanah Mesir. Dalam eksodus tersebut pasti banyak cobaan, banyak rintangan, namun disaat itu pula Tuhan senantiasa hadir dan mengharapkan setiap orang untuk memberikan kualitas yang terbaik” jelas Pastor Paulinus.

Kita mesti menjadi simbol perlawanan terhadap  keputusasaan. Dengan terus  memperbaharui diri, kita temukan dan berikan yang terbaik.  Seperti iman  Simeon yang mengatakan, “sebab mataku telah melihat keselamatan  yang dari pada-Mu” (Luk 2:30)

Dalam perayaan tersebut, Sr. Ignasia Simbolon KSSY juga membaharui janji setia dan ketaatannya kepada Pemimpin Umum, Sr. Yosephine Situmorang KSSY. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue pesta emas dengan aneka hiburan dari komunitas suster-suster KSSY.

Sr. Ignasia Simbolon

Dalam kesempatan tersebut hadir juga Vikep Pro Religius, Pastor Romy Nairun CMF, Pastor James Bharata Putera SJ, dan juga yang mewakili keluarga suster Ignasia Simbolon yang semakin menambah sukacita dan kemeriahan pesta.

Dalam refleksinya, suster Ignasia menyampaikan bahwa selama  mengikuti retret menjelang perayaan 50tahun hidup membiara tersebut, ada ungkapan syukur yang teramat besar dari dirinya. Bahwa rahmat yang telah ia terima sungguh termat besar bila dibandingkan dengan apa yang telah ia berikan. Dalam permenungannya, Sr. Ignasia mengungkapkan bahwa ia ingin terus memberi yang terbaik, seperti anggur dalam perjamuan di Kana.

Sr Ignasia Simbolon KSSY

“ Sekitar 50 tahun lalu, saya memilih untuk menjadi suster, saya sudah beri yang terbaik. Tetapi bukan berarti berhenti di usia senja ini, namun saya ingin terus memberi yang terbaik hingga akhir” ungkapnya penuh semangat yang disambut kagum dan tepuk tangan hadirin.

Dalam kesempatan itu pula, Sr. Yosephine Situmorang KSSY, selaku Pimpinan Umum menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas persembahan hidup Sr. Ignasia yang telah memberi teladan, karya dan semangat bagi seluruh anggota kongregasi.

Menurut Sr. Yosephine, teladan, disiplin dan semangat pelayanan dalam diri suster Ignasia, sungguh menjadi pelajaran berharga bagi anggota kongregasi suster suster Santo Yosef.

Selamat pesta untuk Sr. Ignasia Simbolon KSSY, semoga senantiasa menjadi anggur terbaik hingga akhir. Proficiat.

Jansudin Saragih /JS

Facebook Comments

Leave a Reply