Penutupan tahun Santo Yosef: Jadilah Pribadi Berbelaskasih dan Kreatif

 7,233 total views,  13 views today

Jadilah Pribadi Berbelaskasih dan Kreatif

TK St. Yoseph merayakan penutupan tahun St. Yoseph di komplek sekolah yang berada di jalan Palang Merah, nomor 15 Medan. Acara ini dihadiri oleh pengurus Yayasan Setia yang diwakili oleh Sr.Adriana Turnip, bapak/ibu guru dan staf/pegawai SMP-SMA Santa Maria Medan, pegawai sekretariat, para suster SFD Komunitas Palang Merah dan para postulan SFD. Penutupan tahun St.Yoseph dirayakan dengan sederhana, sesuai dengan teladan yang diwariskan oleh Bapa St.Yoseph yang sederhana dan kreatif.

TK St.Yoseph Medan  mengadakan acara tersebut karena pada tanggal 8 Desember 2020, ditetapkan sebagai tahun St.Yoseph. Oleh sebab itu, beragam kegiatan telah dirancang agar unit sekolah semakin merasakan kehadiran St.Yoseph sang pelindung dan penjaga. Sepanjang tahun tersebut, kepala sekolah, para guru dan pegawai unit ikut berpartisipasi dan merayakan dengan melakukan doa harian dan doa novena selama tahun St.Yoseph berlangsung. Dari pengakuan kepala sekolah, para guru dan staf, mereka sungguh merasakan penyertaan dan mukjizat Tuhan bagi unit TK St.Yoseph Medan.

Morita Levi Tarigan

“Saya bersyukur atas kebaikan Tuhan yang kami alami di sekolah ini.  Sekalipun pandemi hadir di bumi kita, namun Tuhan masih memperkenankan kami untuk melayani anak-anak didik yang dipercayakan Tuhan di sekolah ini.  Memang kami semua harus berjuang dalam tugas pelayanan ini, para guru mengajar daring, siang dan malam bersama anak-anak dengan menyesuaikan waktu dengan orangtua mereka” ungkap Morita  Levi Tarigan S.Pd., Kepala TK St. Yoseph Medan.

Menurutnya, kedaan sulit ini tidak membuat para guru menyerah, tetapi tetap berjuang dengan saling kerjasama.

“Kami bersyukur, dengan bantuan Tuhan, kami mampu melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggujawab dan semangat.  Doa adalah kekuatan kami ” jelas Morita saat menyampaikan sambutannya sebagai kepala sekolah TK St.Yoseph Medan.

Santo Yoseph Pemberani dan Kreatif

Dalam renungan singkat namun mendalam, Sr.Florensia Saragih SFD menguraikan gambaran perlindungan dan penjagaan dari sosok Santo Yoseph.  Sungguh menarik dan sederhana sehingga mudah dipahami. Hal ini tampak dari ekspresi para guru dan pegawai yang serentak mengangguk-angguk menyatakan rasa kagumnya terhadap bapa St.Yoseph yang rendah hati.

“Teladan St.Yoseph tampak sebagai bapa yang lembut dan penuh kasih. Berani dan secara kreatif khususnya dalam menjaga Yesus dan Maria. Bapa Yoseph berperan sebagai pelayan keselamatan, yang tampak dari caranya melindungi Yesus dari raja Herodes. Yoseph mampu memberikan rasa aman, bagi anak Yesus dan istrinya Maria, meski mereka  tinggal sebagai orang asing di Mesir (bdk. Mat.2:13-18)” terang Sr. Florensia.

Ia menambahkan bahwa Santo Yoseph bisa  menjadi inspirasi bagi siapa saja, secara khusus bagi para guru  yang berjuang  mengajar dan mendidik secara kreatif dalam masa pandemi ini. “Tidak menyerah kendati terasa lelah, namun berjuang secara kreatif demi mencerdaskan anak-anak bangsa sejak usia dini. Kita percaya bahwa Tuhan ikut ambil bagian di dalamnya” tegas Suster  Florensia menyakinkan.

Hal menarik lainnya dalam perayaan St. Yoseph tersebut, diadakan juga perlombaan mencipta/ mengaransemen lagu dengan mengambil nilai dan teladan St.Yoseph. Lomba ini dilakukan  antar guru SMP – SMA Santa Maria Medan, guru TK St.Yoseph Medan, pegawai sekretariat Yayasan Setia Medan dan komunitas Para suster SFD Komunitas Palang Merah. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh para postulan SFD yang kreatif dan berbakat.

Dengan aneka kegiatan tersebut, diharapkan agar para guru, staf/ pegawai serta para suster semakin meneladani jiwa dan karakter St.Yoseph yang bijaksana, penuh kasih dan berani secara kreatif dalam menghadapi situasi sulit pada saat ini. Termasuk  dalam tugas perutusan sebagai tenaga pendidik di bawah naungan Yayasan Setia Medan.

­ Sr.Laurentia Girsang SFD.

Facebook Comments

Leave a Reply