Rekoleksi Guru Pegawai Yayasan Santa Lusia Virgini Wilayah Medan

 618 total views,  1 views today

Setiap  tahunnya Yayasan Santa Lusia Virgini mengadakan rekoleksi guru-guru disetiap wilayah. Pada awal bulan Maret 2022, Yayasan Santa Lusia Virgini melalui bidang personalia mengadakan kegiatan rekoleksi bagi  para guru dan pegawai  wilayah Medan di Biara KSFL  Laut Dendang.

Rekoleksi berlangsung dengan  baik dan memenuhi protokol kesehatan. Jumlah peserta rekoleksi sebanyak 70 orang. Kegiatan rekoleksi ini merupakan implementasi pengembangan sumber daya manusia guru/pegawai karyawan Yayasan Santa Lusia Virgini.

Tema rekoleksi tahun 2022 ini adalah “membangun dan meningkatkan etos kerja di unit yayasan santa lusia virgini”. Motto Yayasan Santa Lusia Virgini adalah,”Cahaya Kasih yang Mencerdaskan”. Guru dan pegawai Yayasan Santa Lusia Virgini diberi pencerahan supaya dapat meningkatkan dan membangun etos kerja dengan cahaya kasih Kristus yang mencerdaskan di unit masing-masing.

Rekoleksi ini dipimpin oleh Sr. Elisa Simanjuntak, KSFL sekaligus Ketua Yayasan Santa Lusia Virgini. Beliau menegaskan hendaknya setiap guru  berpedoman pada 8 etos kerja sehingga  menjadi cahaya kasih yang mencerdaskan bagi peserta didik yang dilayani.

 Sabda Yesus “Jadilah terang di dalam kegelapan”. Terang ditempatkan pada posisi yang tinggi sehingga tidak ada lagi kegelapan. Menjadi guru dan pegawai di Yayasan Santa Lusia Virgini mampu membawa terang bagi  peserta didik, warga sekolah dan semua orang  tanpa memandang suku, agama, ras, kebudayaan dan kaya miskin.

Baca juga  Altet SLB-C St. Lusia Siap Harumkan Sumut dalam O2SN Tingkat Nasional

Guru selalu diasosiasikan sebagai seorang sosok yang patut ditiru, dicontoh dan diteladani, maka seorang guru bukan hanya mengajar di dalam kelas tetapi juga harus memiliki moral, jujur, ramah, meningkatkan etos kerja, mampu melaksanakan tugas pokok, mengembangkan profesi, mampu berinovasi, disipilin, bertanggungjawab terhadap tugas yang dipercayakan.

Selanjutnya Sr. Gerarda Simanjuntak, KSFL sebagai nara sumber sekaligus sekretaris Yayasan Santa Lusia Virgini juga menegaskan bahwa guru/pegawai yang dibutuhkan di Yayasan Santa Lusia Virgini adalah pribadi-pribadi yang ber-etos kerja. Pribadi-pribadi yang menghidupi  8 etos kerja. Bagaimana itu  guru/pegawai yang ber-etos kerja.

Adalah guru yang mensyukuri panggilanya sebagai guru. Guru yang betul-betul paham dan mengerti apa itu 8 etos kerja. Etos kerja itu  menjadi pedoman bagi guru untuk mengembangkan pelayanannya sebagai guru di Yayasan Santa Lusia. Guru/ pegawai yang memiliki pribadi  ber-etos kerja adalah guru yang memiliki kualitas diri dalam tugas pelayanan sebagai pendidik. Kerja itu adalah rahmat, kerja itu adalah amanah, kerja itu adalah aktualisasi diri,  kerja itu adalah ibadah, kerja itu adalah seni, kerja itu adalah kehormatan,  kerja itu adalah pelayanan.

Sr. Leopolda, KSFL

Facebook Comments

Leave a Reply