PMKRI Peduli Pelestarian Lingkungan Sumut

 217 total views,  1 views today

komsoskam.com – Pematangsiantar, Manusia dan lingkungan adalah satu integral tak terpisahkan, karena memiliki relasi yang baik. Demikian paparan Ketua JPIC (Justice, Peace and Integrity of Creation) Ordo Kapusin Provinsi Medan, Pastor Harold Harianja OFM Cap dalam seminar sebagai bagian dari Latihan Kepemimpinan Kader (LKK), PMKRI Cab. Pematangsiantar.

Seminar dengan topik “Kerusakan Lingkungan dan Urgensi Pembangunan Berkelanjutan di Sumatera Utara” berlangsung pada Selasa (25 Mei) di Gedung Pemuda Pematangsiantar .

Sementara itu, Direktur Kelompok Studi dan Pengembangan Prakarsa Masyarakat (KSPPM), Delima Silalahi secara spesifik menyoroti peran pemerintah dalam persoalan di sekitaran kawasan Danau Toba. “Kawasan Danau Toba setelah diterbitkannya Perpres No. 81 tahun 2014 justru berkontribusi dalam kerusakan ekosistem di Danau Toba,” terangnya.

Menanggapi pemaparan Delima, pihak pemerintah setempat telah bekerja sesuai dengan kebijakan dan kelembagaan lingkungan hidup. Demikian pemaparan Kepala Bidang Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar, Manotar Ambarita.

Dalam kesempatan tersebut, Manotar juga menjelaskan perihal dampak perubahan iklim, efek rumah kaca, dan mitigasi.

Perwakilan BPODT, Adi Yesaya Sukatendel memaparkan pentingnya peran generasi milenial dan digitalisasi medsos untuk mempromosikan pariwitasa di kawasan Danau Toba. “Secara kelembagaan BPODT berkoordinasi 8 kabupaten demi menyukseskan kawasan pariwisata super prioritas Danau Toba,” imbuh Adi.

Alboin Samosir selaku PGK PP PMKRI mengutarakan kritiknya terhadap kebijakan struktural pemerintah yang kerap justru menciptakan kerusakan lingkungan.

Baca juga  Stasi St. Paulus - Juhar (Paroki St. Fransiskus Assisi - Tiga Binanga)

 

Peluncuran Buku “Perubahan Ada di Sini”

Soft launching buku “Perubahan Ada di Sini” mengawali sesi seminar ini. Buku ini mengulas pengalaman para kader PMKRI Cab. Pematangsiantar selama berproses dalam organisasi. PMKRI Pematangsiantar menyampaikan, karya buku ini merupakan persembahan kader dalam rangka perayaan Dies Natalis PMKRI ke-74.

Sejumlah hadirin dalam seminar ini berasal dari Kelompok Cipayung, KAMMI, STFT, BEM Unefa, BEM Fakultas Pertanian USI, dan lainnya. Sementara, kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) sendiri berlangsung pada Senin-Minggu (24 Mei-30 Mei).

PMKRI merupakan Organisasi Kepemudaan Katolik yang berfungsi sebagai organisasi pembinaan dan organisasi perjuangan mahasiswa katolik (juga bukan katolik) yang berasaskan Pancasila, dijiwai kekatolikan, dan disemangati kemahasiswaan.

Laporan: Liharman Sipayung
Editor: Ananta Bangun

Facebook Comments

Ananta Bangun

Suami berbahagia dari Eva Susanti Barus | Sering menulis di blog pribadi anantabangun.wordpress.com

Leave a Reply