Peran Penting Tokoh Agama Guna Percepatan Vaksinasi

 330 total views,  2 views today

Deliserdang – Hingga saat ini berdasarkan data dari situs vaksin.kemkes.go.id tercatat bahwa masyarakat Deliserdang yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis pertama mencapai 1.042.306 orang atau 70,05 persen. Sedangkan dosis kedua sebanyak 745.890 orang atau 50,13 persen. Dari data tersebut telah membuktikan bahwasanya vaksinasi dosis kedua tergolong lambat.

Maka dari itu perlu upaya untuk mempercepat jangkauan vaksinasi masyarakat. Salah satu pihak yang berperan penting adalah tokoh agama. Tokoh agama dapat memberikan edukasi terkait vaksin covid-19 kepada masyarakat.

Rehngenana Br. Barus (53 thn) selaku Pendeta di Gereja Jemaat Allah Indonesia (GJAI) Pancur Batu, Deliserdang pada Minggu, (06/3/22) mengatakan bahwa vaksinasi sangat berguna untuk jemaatnya.

(Pendeta di Gereja Jemaat Allah Indonesia (GJAI) Pancur Batu, Deliserdang, Ibu Rehngenana Br. Barus, Sumber: dokumentasi pribadi)

“Sangat penting bagi kita melakukan yang namanya vaksinasi. Sebab tubuh kita disaat yang seperti ini sangat perlu meningkatkan imunitas tubuh untuk melawan covid ini tadi. Selain itu juga vaksinasi ini sangat berguna untuk menghentikan penyebaran covid itu tadi,” ujar Rehngenana.

Ditempat dan hari yang sama, Imanta Pelawi (25 thn) yang merupakan jemaat GJAI Pancur Batu, Deliserdang memberikan pernyataan bahwa peran tokoh agama dalam percepatan vaksin sangat penting.

“Tokoh Agama itu memiliki peran besar dalam percepatan vaksinasi. Karena tokoh Agama itu pasti mengajarkan hal yang baik bagi masyarakat disekitar ia tinggal. Nah vaksin ini tadikan sesuatu perbuatan yang baik karena selain meningkatkan imunitas tubuh vaksin ini tadi membantu juga dalam menangkal penyebaran corona”, ujar Imanta.

Baca juga  Informasi Belum Menyeluruh, ODHA Butuh Sosialisasi dan Akses Vaksin COVID-19

 

Begitu pula Rina Tarihoran (40 thn) juga sependapat sama dengan Imanta.

“Tokoh Agama itu punya peran membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi. Yang dimana fungsi dari peran tadi untuk menyampaikan aturan yang dibuat pemerintah itu harus ditaati seperti menaati perintah aturan Tuhan”, ungkap Rina

“Selain itu tokoh Agama berperan juga meluruskan berita-berita hoax yang beredar sekarang ini sehingga jemaat atau orang sekitarnya dapat divaksin dan terhindar dari virus Covid-19,” ujarnya sambil tersenyum.

Harapannya semakin banyak tokoh agama yang tergerak untuk mensosialisasikan atau mengedukasi vaksin Covid 19. Tujuannya agar masyarakat Indonesia khususnya di Deliserdang paham pentingnya vaksin demi memiliki daya tubuh yang kuat dimasa pandemi ini.

 

Laporan Jurnalis WargaRamel Ebenezer Panjaitan

Facebook Comments

Sri Lestari Samosir

Ibu Bahagia. Freelance Writer. Womanpreneur.

Leave a Reply