Pemberkatan Gedung Gereja Stasi Buah Raja. Pastor Vikep: Gereja adalah Rumah Umat

 765 total views,  5 views today

Komsoskam.com – Binjai, Gereja Stasi St. Yosep Buah Raja, di Sei Bingai, Kabupaten Langkat, pada Minggu (22 Mei 2022, menggelar perayaan Ekaristi. Dalam rangka pemberkatan Gedung Gereja di stasi yang masuk wilayah Paroki Maria Bunda Pertolongan Abadi (MBPA) Binjai. Sejumlah umat dari Rayon 2, DPP Paroki MBPA Binjai, Umat Gereja Induk Binjai dan Stasi Stabat, serta Pemerintah Desa turut menghadiri acara ini.

Misa kudus dipimpin oleh Vikaris Episkopalis St Petrus Rasul Medan, RD Benno Ola Tage. Bersama Pastor Paroki MBPA Binjai RD. L Dwi Agus Merdi Nugroho dan serta Pastor Vikaris Parokial, RD. Anggiat Sihotang selaku konselebran.

Adapun perayaan syukur ini menyemat tema: “Rumah Ku akan disebut Rumah Doa bagi segala Bangsa”. Serta, sub thema: “Gereja Santo Yosep Buah Raja Menjadi Batu-Batu Rohani Untuk Membangun Rumah Rohani.”

Dalam Homilinya Vikep St Petrus Rasul Medan RD. Benno Ola Tage menyampaikan tentang cinta kasih. “Kita menemukan juga dalam injil minggu ini. Walaupun masa paskah kita kembali diingatkan akan perjamuan malam terakhir sebelum peristiwa Paskah. Yesus menegaskan tentang makna “RUMAH”. Kita tahu apa itu rumah, kita tahu apa fungsi rumah. Rumah tanpa penghuni merupakan rumah yang tidak berfungsi.”

“Gereja juga adalah rumah umat. Gereja bukan hanya milik marga sembiring, tarigan, atau marga lain, apa lagi suku lain, melainkan gereja adalah milik kita bersama. Semoga Rumah Tuhan sungguh menjadi rumah kita bersama,” imbuh Pastor Benno.

Baca juga  Terbitkan Ensiklik, Imam Al-Azhar: Paus Kembalikan Kesadaran Manusia

 

Sekilas sejarah Stasi Buah Raja

Pada tahun 1978, Imam misionaris asal Kanada, RP. Magella Coulomb, PME mengajarkan iman Katolik di Dusun Buah Raja. Dalam karya misi tersebut, RP. Magella Coulomb, PME didampingi seorang Imam setempat (Pastor Esdras Tarigan, Pr). Pada masa awal, kedua Imam menggembalakan 10 kepala keluarga (KK) sebagai umat Katolik pertama di dusun tersebut.

Mulanya, jemaat perdana di Buah Raja beribadah ke gereja Stasi Pekan Sawah. Namun, setelah beberapa waktu, mereka kemudian beribadah ke rumah umat setempat.

Setelah berpindah-pindah tempat peribadatan, baru pada tahun 1984 bisa dibangun gedung semi-permanen untuk gereja stasi. Selama 30 tahun, umat setempat beribadah di gedung gereja tersebut.

Akhirnya, Parochus MBPA (masa itu), RD. Ignasius Sukawalyana menggerakkan pembangunan gedung baru Stasi Buah Raja, pada Juli 2019. Imam Diosesan dari Keuskupan Agung Semarang tersebut mendorong umat Stasi Buah Raja memulai pembangunan. Aksi penggalangan dana digerakkan melalui swadaya umat, kegiatan bazaar, dana ASA dan bantuan dari Keuskupan Agung Medan.

Pada Bulan Juli 2019 peletakan batu pertama untuk pembangunan Gereja yang Permanen bisa dilaksanakan atas Inisiatif dari Pastor Paroki saat itu RD. Ignasius Sukawalyana, yang memberikan motivasi dan dukungan kepada umat untuk memulai pembangunan, melalui dana dari swadaya umat, Bazaar, dana ASA, dan bantuan Keuskupan.

 

Baca juga  Gereja Katolik di Korea Selatan Batalkan Misa dan Rabu Abu Akibat Ancaman Virus Korona

Pesta Syukuran dan Penggalangan Dana

Setelah Perayaan Ekaristi Pemberkatan Gereja St. Joseph Buah Raja Paroki MBPA Binjai, dilanjutkan dengan Pesta Syukuran. Sesi ini diawali kata sambutan dari Ketua Panitia Pesta, Ketua Pembangunan, Ketua Dewan Stasi, Ketua Rayon 2, mewakili Muspika Kecamatan Sei Bingai Plt. Kepala Desa Belintang, Pastor Paroki dan Vikep St Petrus Rasul Medan

Dalam Sambutannya Plt. Kepala Desa Belintang Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat, Ramli Ketaren menyampaikan, “Sangat bersyukur atas pembangunan Gereja Katolik Stasi Buah Raja ini, pemerintah desa akan mendukung pihak Gereja, dan salah satu yang menjadi perhatian Plt. Kepala Desa adalah Kamar mandi (WC) yang belum ada,” Ramli Ketaren menyampaikan, pihaknya akan membangun kamar mandi (WC) di belakang gedung Gereja Katolik.”

Di sela-sela makan bersama, dilaksanakan beberapa acara penggalangan dana melalui lelang bahan makan, buah hasil bumi umat, dan ternak. Selain itu, digelar juga tarian persembahan dari OMK Stasi Buah Raja dan tarian umat bersama para Imam dan para undangan. Selain itu, dalam syukuran ini ikut ambil bagian dalam penggalangan dana umat dari Stasi Induk Binjai, Stasi Stabat, an Stasi-stasi di Rayon 2. Kemudian, acara syukuran ditutup dengan Doa berkat oleh Vikep St Petrus Rasul Medan RD. Benno Ola Tage.

(Fresli Lumbantobing)

Facebook Comments

Ananta Bangun

Pegawai Komisi Komsos KAM | Sering menulis di blog pribadi anantabangun.wordpress.com

Leave a Reply