Deklarasi Sikap Menolak “SARA”

79 total views, 1 views today

Pertemuan MK dan Cendikiawan Lintas Agama, Bahas Isu Politisasi dan Kekerasan Yang Mengatasnamakan Agama Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional Warga Negara bagi Pengurus dan Anggota Ikatan Cendekiawan Lintas Agama se-Indonesia, di Pusdik Pancasila dan Konstitusi MK, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, tanggal 12 hingga 15 Februari 2018.

Hadir dalam kegiatan tersebut organisasi-organisasi cendikiawan seperti, Ikatan Sarjana Katolik (ISKA), Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU), Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI), Ikatan Cendikiawan Hindu Indonesia (ICHI), Keluarga Cendekiawan Budha Indonesia (KCBI) dan Keluarga Cendekiawan Budha Indonesia (KCBI).

Salah satu peserta sosialisasi perwakilan Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Nahot Sihaloho S.Pd menyatakan banyak hal yang dibahas dalam kegiatan itu seperti isu-isu kekerasan yang mengatasnamakan agama dan masalah politisasi agama dalam Pilkada.

Wakil Sekretaris Jenderal DPD ISKA Sumut tersebut menyatakan tindak lanjut dari pertemuan di Pusdik Pancasila dan Konstitusi MK di Bogor adalah merapatkan barisan untuk mengkampanyekan perdamaian bagi masyarakat. “Terutama untuk mengurangi potensi konflik berbasis agama maupun konflik-konflik sosial yang mungkin terjadi pada Tahun Pemilu 2018 dan 2019,” ujarnya.

Nahot mengatakan, di tingkat Sumatera Utara pihaknya akan melakukan kegiatan lanjutan dari acara tersebut. “Untuk tingkat Sumatera Utara, ISKA Sumut dan ICMI Sumut telah membangun komunikasi untuk kegiatan lanjutan dari acara tersebut” ungkapnya.

Jansudin Saragih

Carpe diem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *