STFT St. Yohanes Gelar Purna Bakti Dr. Hieronimus Simorangkir

133 total views, 1 views today

Menjemaat – Medan,

Fakultas Filsafat UNIKA St. Thomas dan Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) St. Yohanes Pematangsiantar menyelenggarakan kegiatan purna bakti dosen filsafat, Dr. Hieronimus Simorangkir, pada Rabu (30 Oktober 2019). Kegiatan dibuka dengan Perayaan Ekaristi bersama di Gereja St. Petrus Pematangsiantar. Yang menjadi Imam Selebran dalam Perayaan tersebut ialah Rm. Laurentius Totok Subiyanto, Pr, selaku sekretaris Dewan Pembina Yayasan STFT St. Yohanes Pematangsiantar. Rm. Totok, Pr., menjadi wakil dari Dewan Pembina untuk kegiatan purna bakti tersebut.

Setelah Perayaan Ekaristi, kegiatan purna bakti diteruskan di aula magna STFT. Dalam aula tersebut digelar berbagai acara seperti introduksi buku yang ditulis oleh Dr. Hieronimus, orasi ilmiah dari Dr. Hieronimus, ucapan terima kasih dari perwakilan Dewan Pembina, Penyerahan cendera mata kepada Dr. Hieronimus, hiburan dari mahasiswa, ucapan terima kasih dari perwakilan pegawai kampus, ucapan terima kasih dari ketua STFT, dan kata perpisahan dari Dr. Hieronimus.

Dr. Elias Tinambunan, dosen filsafat di fakultas Filsafat Unika St. Thomas Sumut, menilai buku Dr. Hiero merupakan karya penting bagi wawasan filosofis mahasiswa. “Apa yang dituang dalam buku tersebut merupakan hal yang belum begitu akrab dipelajari di kampus. Estetika adalah tema yang belum lazim dipelajari. Karena itu sangat cocok untuk didalami, untuk diketahui isinya secara lebih baik,” katanya.

Dalam orasi ilmiah bertema “Menuju Agama yang Berbudi Universal”, Dr. Hiero menekankan pentingnya metode ilmiah lengkap dalam memahami agama. “Betapa pentingnya metode ilmiah sehingga kehadiran agama tidak hanya diuji dalam metafisis dan teologis tapi juga hal historis dan fenomenal”, katanya. Kini, menurutnya, segala sesuatu dikaitkan dengan agama. Oleh karena itu, perlulah memperhatikan modus credendi (cara percaya) dan modus vivendi (cara menghayati) dalam agama.

Dr. Hieronimus Simorangkir adalah dosen filsafat pada fakultas Filsafat UNIKA St. Thomas. Ia telah mengabdi sebagai dosen di fakultas tersebut selama 23 tahun. Selama waktu itu, beliau pernah menjadi ketua dekan fakultas selama 3 periode. Selain itu ia pernah menjabat sebagai Rektor di UNIKA St. Thomas Medan Sumatera Utara selama 4 tahun. Kini ia kembali ke Sibolga untuk melayani Gereja Keuskupan Sibolga. Di Keuskupan Sibolga, ia juga diberi tugas sebagai rektor di Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala Gunungsitoli dan menjadi ketua Tim Visioner Keuskupan Sibolga.

(Fr. Dedy Padang)

Ananta Bangun

Suami berbahagia dari Eva Susanti Barus | Sering menulis di blog pribadi anantabangun.wordpress.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *