Bina Keluarga Berdoa Onan Runggu

47 total views, 1 views today

Seksi Keluarga Paroki Santo Paulus-Onan Runggu, mengadakan pembinaan pada tanggal 21-22 April 2017. Pertemuan ini didampingi oleh Komisi Keluarga KAM: P. Kosman Sianturi, OSC. Dalam pertemuan ini dipaparkan tentang Top Pastoral Priority berdasarkan hasil Sinode tanggal 6-11 September, 2016 yang lalu yang mengambil tema:”Keluarga sebagai Gereja Rumah Tangga” dan secara lebih khusus tahun 2017 mengambil fokus pada tema:”Keluarga Berdoa.

” Secara bersama, sebagai satu keuskupan, dari berbagai jajaran, menyatukan derap langkah untuk mewujudkan, menggalakkan dan bekerja bersama mewujudkan tujuan ini: menghidupkan, memotivasi dan membantu keluarga-keluarga Katolik untuk menghidupi semangat “Keluarga Berdoa.” Kita berharap doa menjadi habitus setiap keluarga Katolik.

Dalam sessi pendalaman dipaparkan alasan-alasan mengapa kita perlu berdoa, mengapa keluarga perlu berdoa. Doa akan semakin menguatkan relasi cinta suami-istri dan masing-masing anggota keluarga terhadap satu sama lain. Kita belajar dari tradisi Yahudi yang meski tidak mengabaikan ibadat di Sinagoga, mereka tetap berdoa di rumah. Rumah menjadi sekolah doa yang pertama, tempat anak mendapat pendidikan iman dan nilai-nilai hidup yang pertama. Doa merupakan dialog dengan Tuhan, yang membuat kita akan semakin mengenal dan mencintai Tuhan. Doa merupakan ungkapan hati, sarana berkomunikasi dengan Tuhan, sebagai ungkapan iman, bukan hanya sekedar menyampaikan permohonan-permohonan. Sesi diakhiri dengan topic tentang Pastoral kunjungan Keluarga, yang mencakup persiapan, isi, etika, doa yang dapat dipakai serta draft untuk mengadakan evaluasi kunjungan. Semoga bahan ini membantu para Seksi Keluarga dalam melakukan tugasnya terutama mengunjungi saudara-saudari kita yang sudah lama tidak hadir dalam kegiatan menggereja bahkan tidak hadir dalam ibadat atau perayaan Ekaristi pada hari Minggu. Ini juga untuk menjawabi prioritas pastoral kita untuk “Mencari domba yang hilang”

Dalam kesempatan ini diadakan juga simulasi pastoral Kunjungan Keluarga, dilanjutkan dengan evaluasi. Simulasi berjalan dengan baik dan peserta sangat antusias dankreatif. Peserta berperan juga aktif dalam sessi tanya jawab dan dari situ juga peserta mengungkapkan banyak harapan sekaligus kecemasan serta kesulitan dan tantangan berkaitan dengan pelaksanaan tugas ini. Memang, seksi keluarga diharapkan berperan aktif untuk mewujudkan harapan-harapan sinode kita. Kita harus bekerja ekstra keras demi terwujudnya tujuan pastoral kita.Mengembalikan keluarga pada habitusnya:”Keluarga Berdoa”. Selamat melayani Seksi Keluarga Paroki StPaulus-Onan Runggu. Bersama Tuhan kita pasti bisa!

Sr. Parminauli Harianja, DSA

Jansudin Saragih

Carpe diem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *