Jatuh Hati (Sekali Lagi) pada Coelho

917 total views, 2 views today

Aku sangat terpesona dengan kepenulisan dan keindahan untaian kata penulis satu ini. Setelah membaca karyanya “The Alchemist” dan “Veronica Decided To Die” aku jadi sangat tergila-gila padanya. Dan lagi. Melalui buku ini aku jatuh hati (sekali lagi) padanya.

Paulo begitu apik membakar semangat untuk tetap meraih impian. Hingga proses harus berujung pada penghargaan, begitulah seharusnya peziarahan kita.

Membaca buku ini membuat aku kembali tertegun akan ketangguhan seorang yang berusaha meraih impian. Membuat aku sadar proses mewujudkan mimpi begitu berat namun juga indah. Terlebih dalam buku ini ke semua proses, tindakan, tujuan didasarkan pada Agape.

Agape adalah tahap tertinggi dari mencintai. Ketulusan, kasih, kesungguhan dan segala pengorbanan yang murni atas nama cinta adalah Agape. Aku mulai menyadari segala rencana, tindakan, ucapan, impianku pun selayaknya berdasarkan Agape. Buku ini lebih dari sekadar bacaan, ia penguat akan iman dan harapan.

Betapa bersyukurnya aku yang masih menyusuri lika-liku impian melahap habis buku ini. Layaknya Paulo yang akhirnya berhasil menemukan pedangnya, aku pun akan berjuang utk itu. Semoga semesta mendengar doaku.

Paulo juga menitipkan amanat bahwa setiap impian kita hendaknya bukan sekadar impian. Impian itu haruslah tahu akan digunakan untuk apa dan kepada siapa. Percuma bila impianmu berhasil diraih namun berhenti sampai disitu saja. Impianmu harus berguna bagi banyak orang, terlebih demi kemuliaan namaNya.

Untuk maha karya ini aku tak henti berdecak kagum. Yah.. Tiga karya yang kusebutkan adalah petuah-petuah yang mengajarkan arti kehidupan, impian, cinta. Aku baca, aku telaah, dan akan aku buktikan sendiri melalui peziarahanku di bumi ini. Semoga Tuhan bersertaku dan para pengejar mimpi lainnya.

Sry Lestari Samosir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *