Bible Camp OMK Berastagi: Berguru Pada Yesus bin Sirakh

3,619 total views, 3 views today

komsoskam.com- Silalahi- Untuk mengisi Bulan Kitab Suci Nasional 2019, Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Fransiskus Assisi Berastagi mengadakan kegiatan Bible Camp bertemakan “Back To The Bible: Orang Muda Katolik Menghadapi Kemajuan Zaman Dengan Berguru pada Yesus Bin Sirakh”. Kegiatan ini diadakan pada hari Jumat hingga Sabtu, 13-15 September 2019. Lokasi kegiatan adalah Pantai Danai Toba di daerah Silalahi.

Sebanyak 150 OMK ikut dalam kegiatan Bible Camp ini yang merupakan kali kedua mengadakan Bible Camp. “Pada tahun lalu kita telah mengadakan Bible Camp yang pertama di Taman Ziarah Kerahiman Ilahi Bukit 2000 yang diikuti oleh 500 orang OMK. Tahun ini kita ingin mengadakan Bible Camp dengan suasana yang sedikit berbeda,” demikian diungkapkan oleh P. Menrad Rumapea, OFM Cap selaku moderator OMK Paroki St. Fransiskus Assisi Berastagi.

Panitia mengundang Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan (KOMKEP-KAM) untuk menganimasi kegiatan Bible Camp ini. KOMKEP menganimasi kegiatan ini di bawah bimbingan P. Alex Silaen, OFM Cap selaku Ketua KOMKEP. Pada hari pertama, diadakan ibadat pembukaan dan acara Ngobrol Seputar Iman (NGOPI) terkait Bulan Kitab Suci Nasional. Hari kedua menjadi hari yang meletihkan sekaligus mengasikkan bagi para peserta sebab pada hari ini mereka mengadakan Outbound. Di dalam Outbound ini KOMKEP mencoba untuk menanamkan nilai-nilai Kitab Suci secara khusus pesan dalam Kitab Yesus bin Sirakh. Permainan-permainan dalam Outbound merupakan hantaran untuk mendalami pesan-pesan penting dalam Kitab Yesus bin Sirakh. Tim KOMKEP menerangkan bahwa Kitab Yesus bin Sirakh sangat konkret untuk OMK. Sebagaimana Yesus bin Sirakh mengingatkan kaum muda Yahudi untuk bijak menyaring setiap nilai yang ditawarkan oleh kemajuan zaman saat itu, demikian pulalah OMK diingatkan untuk bijak dalam menghadapi situasi zaman ini.

Hari ketiga menjadi hari terakhir kegiatan Bible Camp. Pada hari ini para peserta diajak oleh P. Alex Silaen, OFM Cap untuk melihat panorama umum dalam Kitab Suci. “Kitab Suci harusnya menjadi sumber hidup kita yang utama karena pesan-pesan dalam Kitab Suci benar-benar dapat digunakan dalam setiap situasi hidup kita termasuk untuk menghadapi situasi zaman ini,” demikian ditegaskan oleh P. Alex Silaen, OFM Cap.

Kegiatan Bible Camp dimahkotai dengan perayaan misa perutusan yang dipimpin oleh P. Alex Silaen, OFM Cap. Sesudah misa, Fr. Arie Saragih, OFM Cap mewakili Pastor dan Dewan Paroki mengucapkan terima kasih kepada pihak KOMKEP yang telah dengan murah hati menganimasi kegiatan yang berahmat ini. Ucapan terima kasih dan rasa bangga juga disampaikan kepada para panitia yang semuanya adalah OMK. “Saya cukup bangga bahwa OMK Berastagi mampu menjadi panitia yang merencanakan dan mengkoordinir kegiatan ini dengan baik. Ini menunjukkan bahwa OMK sungguh dapat memberi kontribusi dalam hidup menggereja sebagaimana diserukan oleh Bapa Paus Fransiskus,” demikian diungkapkan oleh Frater Arie Saragih, OFM Cap yang saat ini menjalani Tahun Orientasi Pastoral dan Panggilan (TOPP) di Paroki Berastagi. (Sdr. Arie Saragih, OFM Cap)

Facebook Comments
Baca juga  Aksi Ekologis Konkret, Umat Rayon San Damiano Tanam 1000 Pohon di Bukit Kerahiman

Jansudin Saragih

REDAKTUR ||"Carpe diem" || Youtube : 2share4life

Leave a Reply