Antisipasi Corona, Gereja Katedral Jakarta Lakukan Sterilisasi

410 total views, 2 views today

Komsoskam.com – Gereja Katedral Jakarta mengambil langkah tegas untuk mengantisipasi penyebaran virus corona Covid-19 dengan cara mensterilkan seluruh area gereja menggunakan cairan disinfektan. Kegiatan ini dilakukan oleh petugas Kodim 0501 JP/BS sejak pagi tadi, Sabtu (14/3/2020).

“Pagi ini komplek Gereja Katedral dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas Kodim yang memfasilitasi untuk mencegah virus corona,” demikian pernyataan Kepala Humas Gereja Katedral Jakarta, Susyana Suwadie dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/3/2020).

Susyana mengatakan, setelah penyemprotan disinfektan rampung, gereja akan ditutup sementara dan kembali dibuka untuk persiapan misa pada pukul 16.00 WIB dan 18.00 WIB. Hingga pukul 15.00 WIB, para jemaat tidak diperbolehkan memasuki area gereja.

“Gereja akan ditutup hingga pukul 15.00 WIB. Setelah itu akan kembali dibuka pada pukul 16.00 WIB dan 18.00 WIB untuk persiapan misa,” pungkas Susyana Suwadie.

Sebelumnya, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di Masjid Istiqlal yang berada persis di depan Gereja Katedral. Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) dan dipantau langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain mensterilkan ruangan, Masjid Istiqlal juga melakukan pengecekan suhu tubuh para jamaah dengan alat thermal scanner. Pengurus masjid juga menyediakan fasilitas sabun dan cairan antiseptik di tempat wudu. Para jamaah juga diingatkan untuk tidak saling bersalaman maupun cium pipi kanan-kiri.

Langkah antisipasi ini memang perlu dilakukan mengingat rumah ibadah merupakan tempat pertemuan terbuka yang dihadiri banyak orang. Apalagi jumlah pasien pengidap virus corona di wilayah Jakarta dan sekitarnya makin bertambah.

Tak hanya di Indonesia, langkah tegas juga dilakukan Vatikan untuk memerangi penyebaran virus asal Wuhan ini. Vatikan menutup seluruh gereja Katolik di Roma untuk sementara waktu. Rencananya, gereja akan kembali dibuka pada 3 April mendatang.

“Akibatnya, umat beriman dibebaskan dari kewajiban mereka untuk memenuhi aturan pesta. Ketentuan ini adalah untuk kebaikan bersama,” ujar Kardinal Angelo De Donatis dalam sebuah pernyataan resmi, dilansir dari AFP, Sabtu (14/3/2020).

Sebagai informasi, dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (13/3/2020), juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengatakan total pasien positif Covid-19 di Indonesia saat ini adalah 69 orang, dengan keterangan 5 orang sudah dinyatakan negatif dan 4 orang meninggal dunia.

Facebook Comments
Baca juga  Sr. Paula: Saya Menangis Mendapati Kabar Keluarga di Italia

Yantika Simatupang

Freelance writer

Leave a Reply