Tuhan Menyembuhkan Bartimeus anak Timeus yang Buta

 12,659 total views,  1 views today

Mujizat itu nyata. Terjadi berkat iman, usaha pribadi, maupun sesama, serta  kemurahan Tuhan.

Ceritanya bermula dari Bartimeus anak Timeus yang buta, pengemis dan suka duduk ngemis di pinggir jalan. Kala itu Bartimeus mendengar dan mengendus bahwa Yesus sedang lewat di jalan. Orang banyak berbondong-bondong mengikikuti Yesus. Ia pernah mendengar cerita tentang Yesus, dalam benak Bartimeus yakin bahwa Yesus itu orang baik.

Berkat keyakinan bahwa Yesus itu orang baik, maka anak Timeus itu ingin mendayagunakan seluruh potensi yang ada dalam dirinya, untuk mendapatkan belas kasih Yesus. Bartimeus bertindak mohon agar disembuhkan. Orang banyak mencoba menghambatnya tapi Bartimeus berteriak tambah kuat. Yesus mendengar dan memanggilnya. Lalu beberapa memberikan ‘jalan’ dan meneguhkan Bartimeus, agar menjumpai Yesus. Dalam dialog perbincangan mereka teruangkap kerinduan Bartimeus yang mendalam yakni  ingin melihat, terutama melihat Tuhan.

Kasih, kebaikan, kebahagiaan, suka cita dan kegembiraan dalam Tuhan tetap ada dalam hidup kita.  Dosa dan keterbatasan kita yang kadang  menjadi penghalang. Ego, kesombongan, menjadi pengahambat kita mengalami keajaiban Tuhan.

Tuhan selalu melintas dalam relung kehidupan kita masing-masing. Apakah kita mendengar tentangNya? Apakah kita mengendus kehadiranNya? Apakah kita merindukanNya? Tuhan aku ingin melihat, mengalami kuasa ajaibMu dan mengikutiMu. (RP. Hubertus A. Lidi OSC)

Facebook Comments
Baca juga  BACAAN INJIL, KAMIS 17 SEPTEMBER 2020

Rina Barus

Menikmati Hidup!!!

Leave a Reply