Sabda Allah yang Menjadi Manusia

 726 total views,  1 views today

kandang natal di Greccio (Ist)

 

Salam Damai,

Saudara-saudari yang terkasih, Pace e Bene.

Tahun ini, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dalam merayakan Hari Raya Natal Tuhan Kita Yesus Kristus. Dunia saat ini sedang dilanda krisis akibat covid-19. Krisis ini juga melanda seluruh segi kehidupan dan membuat tatanan sosial, ekonomi mengalami kesulitan. Efek ini juga melanda dalam lingkup kehidupan menggereja dan perayaan-perayaan liturgi harus melalui dan mengikuti protokol kesehatan bahkan di beberapa tempat harus mengikuti secara on line. Tentu ini memberi kesan baru yang boleh jadi berkurang perayaan secara bersama dan juga kehadiran serta partisipasi aktif dalam setiap segi kehidupan termasuk dari perayaan liturgi dan ulah kesalehan lainnya. Namun kita tetap harus bergembira dan bersyukur serta memaknai peristiwa ini untuk senantiasa peka terhadap situasi di sekitar kita.

Santo Fransiskus Assisi merayakan malam natal tahun 1223 di Greccio, Provinsi Rieti, Italia Tengar. Fransiskus rindu ingin menghadirkan Yesus yang dulu lahir di Betlehem. Maka ia, bersama saudara-saudara pergi ke Greccio, di atas sebuah bukit. Di tempat itu bersama penduduk yang ada di sana, mereka merayakan perayaan Malam Natal. Dalam perayaan itu, ada yang berbeda. Tampak bayi, diletakkan di bawah mimbar Sabda, dikelilingi hewan-hewan. Santo Fransiskus Assisi sebagai seorang Diakon membacakan Injil, Sabda Allah yang menjadi manusia. Sabda Allah itu nyata dalam bayi yang ada di bawah buku sabda yakni Injil. Sungguh mengharukan.

Baca juga  Membaca Merenungkan dan Menghayati Kitab Suci

Apa yang dulu pernah terjadi 2000 tahun yang lalu di Betlehem, kini hadir di sana, di Greccio dalam Perayaan Ekaristi. Ini adalah mukjizat terbesar. Allah hadir secara nyata lewat Ekaristi. Allah yang dulu bisa dilihat, disentuh, kini juga hadir secara nyata lewat Ekaristi. Kita bisa melihat, menyentuh dan menyambutnya dalam Ekaristi. Yesus yang dulu telah lahir, kini juga lahir dan hadir ketika kita merayakan Ekaristi dalam diri kita lewat sakramen Maha Kudus.

Tuhan Memberkati: Selamat Natal dan Tahun Baru 2021
Buon Natale e Buon Nuovo Anno 2021
Merry Christmas and Happy New Year 2021

 

(Pastor Fictorium Natanael Ginting, OFMConv.)

Facebook Comments

Ananta Bangun

Suami berbahagia dari Eva Susanti Barus | Sering menulis di blog pribadi anantabangun.wordpress.com

Leave a Reply