Pertemuan FABC di Thailand Batal Digelar

335 total views, 1 views today

Komsoskam.com – Pertemuan FABC (Federasi Konferensi Waligereja Asia), batal digelar akibat pandemi virus corona Covid-19. Pertemuan itu rencananya berlangsung pada bulan November 2020 di Baan Phu Waan, Thailand.

Melansir dari licas.news, Senin (6/4), FABC mengumumkan pembatalan pertemuan tersebut dalam sebuah surat pernyataan tertanggal 2 April 2020. Dalam suratnya, FABC juga tidak menentukan waktu pasti perubahan jadwal pertemuan.

“Sebagian besar negara kita di Asia dikunci. Situasinya tidak stabil dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok,” demikian pernyataan surat yang ditandatangani oleh Ketua FABC, Kardinal Charles Maung Bo dari Yangon dan penyelenggara konferensi tahun ini, Kardinal Oswald Gracias dari Bombay.

Selain pertemuan itu, pertemuan komite pusat yang telah dijadwalkan untuk bulan Juni tahun ini juga mengalami penundaan. Namun, beberapa perencanaan FABC dan pertemuan regional untuk pertemuan umum itu sudah diadakan.

“Meskipun baru-baru ini kami tidak dapat melakukan perjalanan, kami telah melakukan kontak melalui konferensi video,” kata mereka.

Keduanya optimis bahwa kegiatan pada masa datang bisa terlaksana ketika keadaan sudah kembali normal.

“Kami yakin bahwa kita semua akan keluar dari krisis ini. Dengan rasa religiusitas yang lebih dalam. Kita mengalami ketergantungan yang lebih besar kepada Allah dan iman kita diperkuat,” lanjut surat itu.

Sebagai informasi, pertemuan federasi itu digelar untuk menandai peringatan 50 tahun berdirinya FABC tahun ini. Federasi Konferensi Waligereja Asia dibentuk pada pertemuan bersejarah 180 uskup Katolik Asia di Manila. Pembentukan itu juga dilakukan tepat pada waktu kunjungan Paus Paulus VI pada November 1970.

Sebelumnya, Paus Fransiskus mengatakan bahwa peringatan hari jadi itu adalah kesempatan yang tepat untuk melihat kembali tempat-tempat suci di mana akar misionaris yang meninggalkan jejak mereka dilestarikan.  Oleh karena itu, Paus meminta para pemimpin gereja Asia untuk menyambut masa depan dengan parrhesia (secara tegas) yang harus dikembangkan dan diciptakan sendiri.

Federasi Konferensi Waligereja Asia memainkan peran penting bagi gereja-gereja di Asia. Salah satunya memperkuat ikatan persekutuan di antara para uskup di wilayah Asia dan berkontribusi pada pengembangan visi bersama tentang Gereja dan misinya di wilayah Asia.

Facebook Comments

Yantika Simatupang

Freelance writer

Leave a Reply