NASIONALNEWS

Pernas Hari Pangan Sedunia : Mengasihi Lewat Pangan Berkeadilan

Loading

Komsoskam.com | Yogyakarta | Perayaan Hari Pangan Nasional KWI dilaksanakan 30 Oktober sampai 1 November 2023. Perayaan ini diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dimpimpin oleh Ketua Komisi PSE KWI, Mgr. Samuel Oton Sidin bersama sejumlah imam lainnya.

Dalam homilinya, Mgr. Samuel Oton Sidin, OFMCap, mengatakan bahwa kasih itu bersifat universal dan tidak ada batas waktunya.

“Kasih itu tidak mengenal kata “liburan” dan kasih itu sifatnya universal kapanpun dilakukan dan pada siapapun. Hari ini kita mendengar Yesus dikritisi orang-orang Yahudi karena menyembuhkan pada Hari Sabat. Bagi orang Yahudi perbuatan Yesus dianggap “tabu” karena melanggar Hukum Taurat, namun di lain pihak Yesus melakukan sesuatu yang tidak dapat dikekang oleh siapapun karena merupakan perwujudan Kasih” paparnya.

Menurut Mgr. Samuel, pertemuan Nasional Hari Pangan pun  terjadi karena kasih. “ Dengan dasar kasih, peserta diajak untuk berpikir bagi orang-orang yang dilayani. Membicarakan bagaimana membantu masyakarat agar bisa makan dan minum secukupnya serta memperoleh kehidupan yang layak” ungkapnya dalam misa, Senin, 30 Oktober 2023 di Rumah Pembinaan Carolus Borromeus (RPCB), Daerah Istimewa Yogyakarta, Keuskupan Agung Semarang.

Kepada para pegiat Hari Pangan yang hadir, Mgr. Samuel mengajak untuk sunguh-sungguh mau membantu orang yang membutuhkan.

“Seruan Yesus kepada para murid: “Jangan biarkan mereka pergi, Kamu harus memberi mereka Makan!” katanya. Seruan Yeus ini menjadi acuan spiritualitas untuk membantu.

“Memberi makanan tidak berarti kita setiap hari membagikan “nasi bungkus” karena uang kita tidak cukup untuk itu, tetapi “memberi makanan” juga berarti membantu orang agar mampu bercocok tanam dengan baik, mampu mengelola uang dengan baik, membantu orang dapat mengelola tanah dengan baik di tanahnya masing-masing” jelasnya.

Peserta berfoto disela rangkaian acara HPS KWI 2023

Revitalisasi Gerakan HPS : Mewujudkan Pangan Berkeadilan

RD Ewaldus, Sekretaris Komisi PSE, KWI, kepada peserta mengatakan perayaan HPS KWI tahun ini mengusung Revitalisasi Gerakan HPS. Temanya “Mewujudkan Pangan Berkeadilan, Berani berubah untuk berbuah”. Revitalisasi artinya mau Tetap maju menghidupkan Gerakan Hari Pangan Sedunia bersama Gereja Katolik Indonesia.

RD Ewaldus menjelaskan ada 3 fokus yang hendak digerakkan terus-menerus supaya apinya tidak padam.

  • Pertama, pangan sebagai anugerah Allah, karena itu kita pantas bersyukur dan menghargai pangan itu dengan Gerakan iman dan moral.
  • Kedua, Solidaritas Pangan, kita ingin berbagi karena pangan itu anugerah Tuhan bagi semua orang tanpa dikecualikan.
  • Ketiga, Membangun, mengembangkan ketahanan, kedaulatan Pangan supaya tersedia untuk kita semua, pangan yang sehat untuk generasi masa kini dan masa yang akan datang.

Acara HPS ini diikuti sekitar 67 peserta dari berbagai keuskupan. Dalam perayaan ini dikenalkan juga ragam makanan khas dari berbagai keuskupan di Indonesia. Harapannya para peserta semakin mengenal dan menysukuri  serta turut mendorong ketahanan pangan bagi rakyat Indonesia tercinta.

JS/KWI/KAS

Facebook Comments

Leave a Reply