NEWSVATICAN

Paus Fransiskus Kembali Serukan Gencatan Senjata di Tanah Suci dan Pembebasan Sandera

Loading

Komsoskam.com  | Vatican | Bapa Suci Paus Fransiskus menyampaikan seruan agar diakhirinya perang di Tanah Suci. Seruan ini disampaikan dalam Doa Angelus, hari Minggu di Vatikan.

“Saya mohon Anda untuk berhenti, atas nama Tuhan,” katanya, sambil menambahkan: “Hentikan tembakan!”

Paus Fransiskus menyatakan harapannya bahwa setiap jalan yang mungkin ditempuh perlu dilakukan untuk benar-benar menghindari eskalasi konflik.  Memberikan bantuan kepada yang terluka, dan untuk memberikan bantuan kepada penduduk Gaza, di mana situasi kemanusiaan sangat mengerikan.

Bapa Suci Fransiskus juga menyerukan pembebasan lebih dari 200 sandera Israel yang disandera selama serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober 2023.

“Di antara mereka juga banyak anak-anak; semoga mereka kembali ke keluarga mereka!” katanya.

Paus Fransiskus mengakhiri seruannya dengan mengajak semua orang untuk mengumpulkan keberanian untuk mengakhiri perang.

“Mari kita berdoa agar kita mempunyai kekuatan untuk mengatakan ‘cukup’,” ujarnya.

Situasi Menyedihkan di Gaza

Israel terus melancarkan serangannya terhadap militan Hamas di Gaza, dan mendesak warga sipil di bagian utara wilayah tersebut untuk pindah ke selatan.

Seorang pria Palestina duduk di reruntuhan bangunan di kamp pengungsi Maghazi di Gaza (ANSA)

Di lapangan, Organisasi Kemanusiaan Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 15 orang tewas ketika sebuah ambulans ditabrak di luar rumah sakit terbesar di Kota Gaza. Menurut laporan, Israel mengatakan pihaknya menabrak ambulans yang digunakan oleh Hamas.

Israel mulai membom Gaza setelah Hamas membunuh lebih dari 1.400 orang di Israel dan menculik lebih dari 200 lainnya.

Baca juga  Laurentius Amrih Jinangkung, Kandidat DUBES RI untuk Vatikan

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu pada hari Minggu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat yang diduduki.

Sebelumnya, pada hari Sabtu, Blinken bertemu dengan para pemimpin dari Lebanon, Qatar dan Yordania di Amman, Bliken mengupayakan jeda kemanusiaan dalam pertempuran tersebut.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan tidak akan ada gencatan senjata sementara dengan Hamas di Gaza sampai semua sandera Israel dibebaskan.

Berbicara kepada pers, Blinken menyampaikan belasungkawa atas kematian pekerja bantuan PBB di Gaza yang terbunuh sejak perang dengan Israel meletus.

Kita doakan, semoga perang segera mereda. (JS/ VaticanNetwork)

Facebook Comments

Leave a Reply