Pemberkatan Gua Maria, Stasi Santo Petrus Lawu Bekung

308 total views, 2 views today

Umat katolik stasi Santo Petrus, Lawe Bekung akhirnya memiliki Gua Maria di stasinya. Tepatnya di awal tahun baru, 3 Januari 2018, Gua Maria ini sudah bisa digunakan. Pemberkatan dipimpin oleh Uskup Emeritus A.G.Pius Datubara, OFMCap, didampingi pastor Paroki Lawe Desky, RP Karolus Lanang Ona, SVD. Stasi Lawe Bekung ini terletak di Kutacane, Aceh Tenggara, yang juga merupakan kampung halaman Mgr. A.G. Pius Datubara, OFMCap.

Kepada Menjemaat, Saudur br. Datubara menyebutkan awalnya keinginan untuk membangun Gua Maria ini ia sampaikan kepada Uskup Emeritus Datubara. Namun beliau berkata “Jangan terlalu tinggi permintaan, bagaimana mungkin Gua Maria bisa dibangun di stasi yang mayoritas petani biasa ini?” Namun berkat kerinduan dan keinginan yang tulus, niat itu akhirnya disambut baik oleh Uskup Emeritus. Beliau memberikan dukungan penuh dan mendoakan agar pembangunan Gua Maria tersebut bisa terwujud. Atas restu itu, sambutan dan dukungan banyak pihak, maka lewat kordinasi dengan paroki, dibentuklah panitia dan penggalangan swadaya dari umat. Pembangunan pun berlangsung, meski sempat terkendala, akhirnya bantuan datang dari para donatur. “Dana yang dibutuhkan mencapai Rp 130 juta, puji Tuhan semua bisa tertutupi karena campur tangan Tuhan dan pertolongan Bunda Maria katanya yang juga bendahara panitia ini.

Prosesi pemberkatan berlangsung meriah dan penuh hikmad. Patung Maria diarak dengan nyanyian dan tarian, kemudian ditempatkan di Gua Maria, tepatnya di sisi kanan gereja. Bagi umat stasi Lawe Bekung, peristiwa ini sangat penting dan menjadi peristiwa iman. Lantas sebagai ungkapan kembiraan dan dan rasa syukur, acara ini juga ditandai dengan pengguntingan pita, pelepasan balon rosario dan penandatanganan prasasti. Saudur berharap, agar Gua Maria ini menghadirkan komunitas pendoa, dan kedepannya juga lahir generasi penerus Uskup Emeritus, biarawan dan biarawati dari stasi ini.

Ketua Panitia, Hakim Sinurat juga mengucapkan trimakasih pada seluruh umat dan para donatur yang telah memberikan sumbangsihnya bagi seluruh umat stasi Lawe Bekung. Semoga kehadiran Gua Maria ini semakin menumbuhkan iman kekatolikan dan semangat devosi pada bunda Maria.

Teks yang sama juga telah terbit dalam Majalah Menjemaat

Jansudin Saragih

Carpe diem

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *