Paus Leo XIV: Semoga Tuhan Menuntun Para Pemimpin Dunia Menuju Perdamaian yang Adil dan Abadi

Paus Leo XIV berdoa Angelus bagi Perdamaian dunia (Foto:ANSA)

Oleh Alessandro Di Bussalo dan Francesca Merio

VATIKAN — Paus Leo XIV kembali menyerukan pentingnya perdamaian dunia dengan berdoa agar Tuhan membimbing para pemimpin bangsa-bangsa untuk mengambil keputusan yang mengarah pada perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Dalam doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Minggu (1/6), yang dihadiri lebih dari 20.000 umat, Paus menegaskan bahwa sepanjang bulan Mei Gereja Katolik di seluruh dunia telah bersatu dalam doa memohon perdamaian, khususnya melalui devosi Rosario kepada Santa Perawan Maria.

“Sepanjang bulan Mei, seluruh Gereja telah menaikkan doa bersama untuk perdamaian. Melalui Rosario, seperti rantai doa yang tak terputus, umat beriman mempercayakan bangsa-bangsa yang dilanda perang kepada perantaraan Santa Perawan Maria. Semoga Kebijaksanaan Ilahi menerangi hati nurani mereka yang memegang kekuasaan dan membimbing keputusan mereka menuju upaya tulus untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan abadi,” kata Paus Leo XIV.

Sehari sebelumnya, Sabtu malam, Paus memimpin doa Rosario di Gua Lourdes yang berada di Taman Vatikan. Dalam kesempatan itu, ia memohon perantaraan Bunda Maria agar dunia memperoleh karunia perdamaian yang hanya dapat diberikan oleh Tuhan.

Sekitar 2.000 orang hadir secara langsung di Vatikan, sementara sekitar 100.000 umat lainnya mengikuti doa tersebut secara daring dari 200 tempat ziarah Maria yang tersebar di berbagai negara.

Mendorong Budaya Kepedulian terhadap Orang Sakit

Selain menyoroti situasi perdamaian dunia, Paus Leo XIV juga mengingatkan umat mengenai peringatan Hari Kepedulian Nasional ke-25 di Italia yang tahun ini mengangkat tema “Saya Peduli” (I Take Care).

Paus menyampaikan kedekatannya kepada mereka yang sedang menderita sakit serta kepada para tenaga kesehatan, relawan, dan keluarga yang merawat orang-orang sakit.

“Saya dekat dengan mereka yang sakit dan dengan semua yang merawat mereka. Saya berterima kasih dan memberikan dorongan kepada semua pihak yang membantu menyebarkan budaya kedekatan dan kepedulian,” ujarnya.

Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya meringankan penderitaan fisik maupun emosional para pasien. Perhatian khusus diberikan pada pengembangan perawatan paliatif, pengelolaan nyeri, pelayanan kesehatan yang lebih manusiawi, serta pembinaan para relawan yang mendampingi pasien dan keluarga mereka.

Menyapa Peziarah di Polandia

Usai doa Angelus, Paus Leo XIV juga menyampaikan salam kepada para peziarah yang mengikuti ziarah tahunan ke tempat ziarah Maria di Shrine of Piekary, Polandia.

Tempat ziarah tersebut dikenal sebagai pusat devosi kepada Maria yang dihormati dengan gelar Bunda Keadilan Sosial. Sejak abad ke-17, lokasi itu menjadi salah satu pusat peziarahan Maria yang penting di Polandia.

Menurut tradisi setempat, setiap bulan Mei puluhan ribu laki-laki dan remaja putra mengikuti ziarah tahunan ke Piekary. Sementara itu, ziarah bagi perempuan dan remaja putri diselenggarakan setiap bulan Agustus.

Dalam kesempatan itu, Paus mengajak umat untuk terus memelihara semangat doa, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama, sembari memohon agar Tuhan menuntun dunia menuju masa depan yang lebih damai.(VATICAN NEWS, 31 Mei 2026)

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com