Panitia Sinode VI KAM Gelar Pertemuan Sekevikepan Medan

10 total views, 1 views today

MEDAN, MENJEMAAT – Panitia Persiapan Sinode VI Keuskupan Agung Medan (KAM), pada Sabtu (28/11/2015), menggelar Pertemuan Pertama dari Sinode VI KAM dari Kevikepan Katedral Medan dan Kevikepan Hayam Wuruk Medan di Aula Paroki Katedral Medan. Sekira 100 anggota hadir dan terlibat dalam sidang untuk penentua Arah

Dasar KAM.

Ketua Panitia Persiapan Sinode VI KAM, RP Emmanuel J. Sembiring OFM Cap mengawali pertemuan tersebut dengan menjelaskan hakekat ‘Sinode’. “Sinode berasal dari kata ‘sino’ dan ‘dos’, yang berarti berjalan bersama. Maka dalam pertemuan Sinode ini akan dibahas dan disepakati bersama bagaimana kita berjalan bersama untuk memajukan Gereja Katolik, khususnya di Keuskupan Agung Medan,” katanya.

“Perlu diketahui, Sinode Keuskupan dilaksanakan ketika hendak membuat keputusan penting bagi identitas dan misi keuskupan. Bisa terjadi secara periodik bisa juga menurut kebutuhan. Tujuannya bukan mengambil keputusan demokratis tetapi bersama membedakan kehendak Roh Kudus, mendengarkan apa yang dikatakan oleh Roh Kudus bagi Gereja saat ini.”

Pastor Emma menambahkan, Sinode VI KAM telah berlangsung sejak dipromulgasikan oleh Uskup Agung Medan, Mgr. Anicetus B. Sinaga OFM Cap pada Minggu (12/7/2015). Mgr. Anicetus B. Sinaga OFMCap mengerahkannya dari gereja Katedral Jl. Pemuda, 1 Medan dalam perayaan Ekaristi dengan Surat Promulgasi No. 349/SIN/SK/KA/VII/ 2015.

“Sehingga selama 5 bulan ke depan semua umat beriman, klerus, religius, dan awam diajak merefleksikan bersama panggilan dan perutusan keluarga Katolik di Keuskupan Agung Medan, mengusulkan arah pelayanan pastoral keluarga sekarang yang dapat diimplementasikan nanti sebagai upaya menuju keluarga sebagai Ecclesiola (Gereja Kecil) sesudah 12 September 2016,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pastor Emma turut menjelaskan mengenai Tata Laksana Sinode VI KAM. Sementara Vikep Hayam Wuruk Medan, RP Harold Harianja OFM Cap memberikan penerangan mengenai Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau Term of Reference dari Sinode VI KAM.

Pertemuan perdana tersebut juga diisi Diskusi Bersama sesuai lingkup Paroki mengenai permasalahan yang kerap melanda Keluarga Katolik dan akar penyebabnya.

 

Tim Redaksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *