Kardinal You Heung-sik Sebut Imam sebagai “Sahabat Tuhan” dalam Pesan Kamis Putih

 

 

Ribuan imam bergabung bersama Paus Leo XIV dalam misa Krisma di Basilika St.Petrus (Vatican Media)

VATIKAN — Kardinal Lazzaro You Heung-sik, Prefek Dikasteri untuk Klerus, menyampaikan pesan penuh apresiasi kepada para imam, diakon, dan seminaris di seluruh dunia dalam rangka Kamis Putih. Ia menegaskan bahwa para imam adalah “sahabat Tuhan” yang menghadirkan Kristus di tengah umat melalui pelayanan mereka.

Dalam surat yang juga ditandatangani Sekretaris Dikasteri, Uskup Agung Carlo Roberto Maria Redaelli, Kardinal You menyampaikan terima kasih atas kesetiaan para pelayan Gereja.

“Terima kasih atas kesetiaan Anda setiap hari, yang sering kali sunyi dan tersembunyi. Terima kasih atas ‘ya’ yang terus diperbarui setiap hari, bahkan di tengah kesulitan, kesepian, dan kesalahpahaman,” tulisnya.

Ia menambahkan, melalui pelayanan para imam, Kristus terus hadir untuk menyembuhkan, mengampuni, dan menguatkan umat-Nya.

Kamis Putih sendiri merupakan peringatan Gereja atas institusi Ekaristi dan imamat. Dalam refleksinya, Kardinal You mengajak para imam meneladani Yesus yang membasuh kaki para murid dan menyerahkan diri-Nya dalam perjamuan terakhir.

“Dari kasih itulah panggilan kita lahir, dan kepada kasih itu pula kita dipanggil untuk menyesuaikan seluruh hidup,” ujarnya.

Ia mengutip pesan Paus Leo XIV dalam Tahun Yubileum Harapan, yang menyebut bahwa imam adalah sahabat Tuhan, dipanggil untuk menjalin relasi pribadi yang mendalam melalui Sabda, sakramen, dan doa harian.

Menurut Kardinal You, imamat bukan sekadar peran, melainkan anugerah yang harus dijaga dengan hati penuh syukur. Ia menegaskan bahwa jati diri imam tidak hanya ditentukan oleh tugas yang dilakukan, tetapi oleh kasih Kristus yang tak terbatas.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengorbanan dalam hidup imamat bukan sekadar penyangkalan diri, melainkan pemberian diri sepenuhnya bagi kasih Allah dan sesama.

“Kita dipanggil untuk hidup sebagai pribadi yang dipersembahkan, yang menemukan sumber dan puncak hidupnya dalam Ekaristi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya pelayanan sebagai wujud nyata kasih tersebut, serta mengingatkan para imam untuk tidak berkecil hati menghadapi tantangan zaman.

“Sekalipun tanah tampak tandus dan benih sulit tumbuh, Tuhan tetap berkarya,” ujarnya.

Kardinal You turut menyampaikan apresiasi kepada para diakon tetap yang dinilainya berperan penting dalam mewujudkan kasih Kristus melalui pelayanan yang sederhana namun berarti.

Sementara itu, kepada para seminaris, ia berpesan agar tidak takut menyerahkan hidup sepenuhnya kepada Tuhan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sukacita panggilan dan terus dibentuk oleh kasih Allah.

Surat tersebut ditutup dengan doa dan harapan agar seluruh pelayan Gereja menjalani Trihari Suci dengan penuh buah rohani dan persatuan yang mendalam dengan Kristus (VATICAN NEWS, 02 April 2026)


Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com