Upacara Tahbisan Uskup Ruteng Berlanjut Hingga Besok

865 total views, 1 views today

Komsoskam.com – Upacara tahbisan Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Ruteng dipastikan Pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap berlanjut hingga besok, Sabtu (21/3/2020).

Pemeriksaan suhu tubuh dan penyediaan sanitasi pun tidak luput dari perhatian pihak panitia akan memberlakukan pengecekan suhu tubuh bagi umat yang menghadiri upacara tahbisan Uskup Ruteng tersebut.

“Semua sudah siap, sudah jalan dan uskup dari seluruh Indonesia sudah datang,” ungkap salah satu panitia. Di samping itu, surat dari Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Doni Monardo baru sampai kurang dari H-1 acara.

“Kemarin adalah kegiatan ibadah ya. Kalau ibadah tak boleh dibatalkan apalagi waktu itu kan surat dari Pak Doni itu baru pada kurang dari 24 jam,” ujar Marius, Jumat (20/3/2020), seperti dilansir dari Kompas.

“Pemprov sekarang ini sedang berupaya meminimalisasi adanya carrier virus, jadi kita begitu ketat untuk memeriksa umat Katolik yang ikut dalam acara,” lanjutnya.

Marius sendiri memastikan sampai saat ini belum ada laporan umat Katolik yang mengalami gejala serupa seperti penyakit Covid-19 saat upacara penahbisan Uskup Ruteng. “Belum ada laporan adanya keluhan,” ungkap Marius.

Persiapan penahbisan Uskup Ruteng, Kamis, 19 Maret 2020. ( Foto: Istimewa )

Diketahui jumlah umat yang mengikuti upacara penahbisan Uskup Ruteng tersebut sekitar 1.000 orang. Jumlah ini dikabarkan jauh lebih sedikit dari tempat yang disediakan, yaitu sekitar 7.000 orang. Sebagian besar umat yang hadir berasal dari NTT ditambah para uskup dari 34 provinsi dengan rombongan masing-masing.

Pemprov NTT juga sudah mengumumkan supaya umat yang sedang mengalami demam atau flu dan batuk untuk tidak hadir ke acara. Mereka disarankan menonton acara penahbisan Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Ruteng dari siaran radio saja.

Sebelumnya,  penundaan upacara penahbisan Uskup Ruteng disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Letnan Jenderal TNI Doni Monardo lewat surat kepada Kardinal dan Bupati Manggarai.  Hal ini dikatakan demi  mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.

Namun penahbisan tetap digelar pada hari ini, Kamis (19/3/2020) dan berlanjut hingga besok. Upacara misa penahbisan dipimpin oleh Kardinal Suharyo dan diikuti sejumlah uskup, biarawan dan biarawati. Terlihat juga ribuan umat Katolik yang antusias mengikuti acara.

Facebook Comments
Baca juga  Gereja Katolik di Korea Selatan Batalkan Misa dan Rabu Abu Akibat Ancaman Virus Korona

Yoseni

Freelance Content Writer

Leave a Reply