Tinggalkan Popularitas, Ratu Kecantikan Ini Memilih Menjadi Biarawati

2,675 total views, 54 views today

Komsoskam.com – Esmeralda Solís Gonzáles, itulah namanya. Gadis Katolik ini rela melepaskan popularitasnya sebagai seorang ratu kecantikan menjadi seorang biarawati. Gadis kelahiran 12 April 1997 ini bergabung dalam kongregasi Suster Misionaris Claris dari Sakramen Mahakudus.

Kabar ini meluas setelah laman facebook Miss Mexico mengunggah foto dirinya. Tidak hanya itu, postingan itu juga membagikan kisah hidup Esmeralda Solís Gonzáles yang mempersembahkan hidupnya kepada Tuhan.

Esmeralda dinobatkan sebagai Miss Mexico pada tahun 2016. Pencapaian ini tentu menjadikannya sebagai sosok yang diidolakan banyak orang. Selain berprestasi, Esme Solis, begitu panggilan akrabnya, memiliki paras yang rupawan.

Ia mengaku bahagia dengan prestasi yang dicapai sebagai ratu kecantikan, yang mungkin saja banyak orang memimpikannya. Namun, bagi Esmeralda, menjadi seorang suster adalah kebahagiaan yang sesungguhnya.

“Saya sangat senang dengan semua yang saya miliki, tetapi itu tidak bisa dibandingkan dengan kebahagiaan yang sekarang Tuhan tempatkan di hati saya,” jelas Esmeralda.

 Menurut Esmeralda, rencana Tuhan adalah sempurna dan siapapun tidak dapat menebaknya.

Esmeralda Solís Gonzáles (Foto : @mexicopegeant)

“Waktu Tuhan adalah yang terbaik. Selama ini Ia mengizinkan saya untuk memiliki banyak pengalaman, seperti menjadi ratu kecantikan, dan pengalaman lain yang memungkinkan saya untuk belajar banyak hal,” ujar Esmeralda, seperti dilansir CNA.

Sebelumnya Esmeralda merasakan pergumulan batin tentang pilihannya untuk hidup selibat. Karena baginya, menjadi seorang biarawati itu tidaklah mudah. Namun, semakin lama kebimbangan itu memudar dan ia sadar bahwa Tuhan mempunyai rencana indah untuknya.

“Kamu benar-benar tidak tahu bagaimana menjalani kehidupan religius sampai kamu ada di dalamnya. Sejauh ini saya bisa melihat dunia dari sudut pandang lain tentang apa yang dunia tawarkan kepada saya,” kata Esmeralda.

Esmeralda menuturkan bahwa ia dipanggil Allah untuk melayani-Nya secara radikal, dengan cara mengubah hidupnya untuk memikul salib Kristus dan menjalaninya dengan lebih erat. Meski terbilang masih baru dalam hidup membiara (tiga tahun), Esmeralda mengaku sangat bahagia menjalani pilihannya itu.

“Saya benar-benar sangat bahagia, meski belum lama berada dalam kehidupan religius. Saya selalu mendapat dukungan dari orang tua, saudara kandung, dan para sahabat. Meskipun saya dapat mengembangkan diri saya di lingkungan lain, saya merasa bahwa jika Tuhan membutuhkan saya, maka saya dapat menghasilkan buah baik dengan cara yang berbeda,” tutupnya.

 

Facebook Comments
Baca juga  Sr. Xaveria Lingga, FSE "Rancangan Tuhan Sungguh Tiada Terduga"

Yoseni

Freelance Content Writer

Leave a Reply