Seminar Medsos dalam Rangka Pesta HUT Paroki ke-12 & Syukuran Tahbisan 4 Imam Konventual

 319 total views,  7 views today

Paroki St. Antonius Padua Tiga Dolok menyelenggarakan Seminar “Dimensi Pendidikan Media Sosial bagi Kawula Muda”, pada Sabtu (30 Juli 2022). Kegiatan ini merupakan bagian dari Pesta HUT Paroki ke-12, dibarengi Syukuran Tahbisan Empat Imam Konventual. “Momen istimewa disemarakkan dengan Pelantikan BPH OMK Paroki/ Rayon dan Perlombaan Kreatif PAK/ PIK/ OMK yang berlangsung berturut-turut dari Jumat (29 Juli 2022) hingga Minggu (31 Juli 2022),” terang Vikaris Parokial, RP. Fransiskus Mardan Ginting OFMConv kepada Menjemaat.

Mewakili Komisi Komunikasi Sosial KAM, Ananta Bangun memaparkan hasil survei lembaga Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang menunjukkan masyarakat Indonesia semakin mudah mengakses Internet. “Namun, amat disayangkan bahwa publik kita masih rendah dalam literasi bermedia. Khususnya media sosial,” kata pria berjanggut tebal itu. “Sebagai bukti, temuan survei APJII mendapati bahwa banyak responden yang puas dengan informasi dari medsos, bahkan tanpa verifikasi lebih dahulu.”

Sebagai intisari dari presentasinya, narasumber mendorong Orang Muda Katolik di Paroki Tiga Dolok agar kritis dengan informasi di media sosial. “Mari mulai dengan giat menulis. Sebab dengan menulis, kita dipaksa untuk rajin membaca. Dan dengan membaca, kita jadi semakin tertarik untuk terus bertanya dan memastikan keabsahan sebuah informasi,” imbuh Ananta. Dalam kesempatan tersebut, dia juga secara pintas mengenalkan Dekrit Inter Mirifica sebagai nyawa dari pastoral Komunikasi Sosial di Gereja Katolik.

Baca juga  PESONA KUNJUNGAN "PASTORAL" MAHASISWA KATOLIK UNIMED

Seusai acara, Parokus Tiga Dolok, RP. Joseph Lesta Pandia OFMConv menjelaskan, pihaknya sengaja menggelar seminar ini. “Tujuannya, agar kawula muda kita juga mendapat pengetahuan selain dari lembaga pendidikan resmi. Kita ingin OMK di Paroki ini juga terinspirasi dengan ide dan pengetahuan yang sangat dibutuhkan saat ini,” ujarnya kepada Menjemaat.

Imam Konventual tersebut mengatakan, beragam kegiatan yang digelar selama tiga hari ini juga menyerap gagasan dari Fokus Pastoral 2022 “Keluarga sumber Rahim Panggilan” dan spirit Sinode Para Uskup di KAM: “Berjalan Bersama.”

“Oleh sebab itu, pihak Paroki mengundang banyak Imam, Biarawan/ Biarawati untuk saling mengunjungi. Di mana sejumlah OMK live-in ke Biara, dan para Kaum Berjubah menyambangi rumah umat. Supaya tercapai sungguh-sungguh buah dari “Keluarga sumber Rahim Panggilan” dan Sinodalitas,” kata Pastor Pandia.

 

(Eva Barus)

Facebook Comments

Ananta Bangun

Pegawai Komisi Komsos KAM | Sering menulis di blog pribadi anantabangun.wordpress.com

Leave a Reply