Mencintai Orang Kecil, Bahkan Yang Paling Hina

3,503 total views, 1 views today

RENUNGAN KATOLIK HARI INI, Senin, 02 Maret 2020

Hari Biasa Pekan I Prapaskah
Im. 19:1-2,11-18; Mzm. 19:8,9,10,15; Mat. 25:31-46.
Warna Liturgi Ungu

====

Merenungkan Injil hari ini, (Matius 25:31-46), kita akan sampai pada pemahaman bahwa kita kelak akan diadili berdasarkan tindakan kasih yang kita perbuat kepada sesama.

“…, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.”

Selain menunjukkan dasar pengadilan Tuhan untuk kita, ungkapan Yesus ini menunjukkan jalan dan cara yang harus kita tempuh untuk menunjukkan bakti kepada Allah, yakni tindakan cinta kasih kepada ‘saudaraku” yang paling hina ini.’

Siapa ‘saudaraku yang paling hina ini?. Mereka adalah orang yang lapar, yang haus, yang telanjang, yang sakit dan yang berada dalam penjara. Tetapi orang-orang tersebut kiranya tidak dilihat hanya sebagai sebagai sarana untuk keselamatanku.

Dalam diri  mereka harus ditemukan wajah Allah yang kuabdi. Kadang-kadang terjadi, bahwa orang-orang kecil dipandang hanya sebagai sarana untuk keuntungan diri. Artinya melihat orang kecil sebagai wacana, proyek yang menguntungkan dirinya sendiri, tanpa ketulusan yang sungguh untuk membantunya.

Ada-ada saja orang yang mengatasnamakan orang kecil, tanpa pernah berpikir sungguh-sungguh untuk menyelamatkan orang kecil tersebut. Ada-ada saja orang yang tampak membela orang kecil tetapi sebenarnya dia hanya membela kepentingannya, jauh dari upaya menyelamatkan orang kecil tersebut.

Sesama adalah wajah Allah yang tampak. Sesama bukanlah sarana atau yang bisa diperalat untuk keuntunganku. Bakti kepada Allah kiranya bukan hanya ibadat yang meriah, doa yang tekun, tetapi juga cinta kasih yang diwujudkan kepada sesama, terutama bagi mereka yang menderita, tersingkir dan tidak memiliki jaminan hidup.

Pertanyaan refleksi untuk kita:

Cinta kasih apa yang bisa kita rencanakan dan wujudkan hari ini?

Tidak perlu mencari-cari sesama jauh-jauh. Cukup lihat seisi rumahmu, cinta kasih, perhatian, sapaan apa yang bisa kamu wujudkan untuk membuat mereka semangat dan bersuka cita?

Mulailah dari situ….

(RD Petrus )

Baca juga  RAJA YANG TERSALIB

 

Facebook Comments

Jansudin Saragih

REDAKTUR ||"Carpe diem" || Youtube : 2share4life

Leave a Reply