Paus Leo XIV Ajak Seluruh Gereja Berpartisipasi dalam Hari Minggu Misi Sedunia

VATIKAN – Paus Leo XIV mengajak seluruh umat Katolik di dunia untuk berpartisipasi aktif dalam perayaan Hari Minggu Misi Sedunia (World Mission Sunday) melalui doa, refleksi, serta dukungan spiritual dan material bagi karya misi Gereja, khususnya di wilayah-wilayah yang baru menerima pewartaan Injil.

Ajakan tersebut disampaikan Paus saat menerima para peserta Sidang Umum Serikat Kepausan Karya Misi (Pontifical Mission Societies/PMS) di Vatikan, Senin (1/6).

Dalam sambutannya, Paus menyoroti bahwa tahun 2026 menjadi momen penting karena menandai seratus tahun penetapan Hari Minggu Misi Sedunia oleh Paus Pius XI. Sejak saat itu, hari tersebut menjadi kesempatan khusus bagi umat Katolik di seluruh dunia untuk mendukung karya evangelisasi Gereja.

“Selama seratus tahun, hari ini didedikasikan untuk doa, refleksi, dan kontribusi bagi misi Gereja dalam mewartakan Injil, terutama di wilayah-wilayah yang baru mulai mengenal Kristus dan di mana Gereja masih berkembang,” ujar Paus.

Menurut Paus Leo XIV, Hari Minggu Misi Sedunia juga menjadi pengingat bagi Gereja-Gereja yang telah lama berdiri agar tetap memiliki semangat misioner dan merasa bertanggung jawab terhadap pertumbuhan Gereja universal.

Mendukung Lebih dari Seribu Wilayah Misi

Paus menjelaskan bahwa dana yang dihimpun melalui Hari Minggu Misi Sedunia memungkinkan Serikat Kepausan Penyebaran Iman membantu lebih dari 1.130 wilayah gerejawi yang berada di bawah tanggung jawab Dikasteri Evangelisasi.

Bantuan tersebut digunakan untuk membangun dan memelihara infrastruktur Gereja, mendukung berbagai program pastoral, serta membiayai pendidikan para imam, biarawan, dan biarawati dari berbagai negara misi yang menempuh studi di Roma.

“Mereka yang memperoleh pendidikan di Roma akan kembali ke Gereja lokal masing-masing dan menjadi sumber daya yang sangat berharga bagi perkembangan Gereja di negara asal mereka,” kata Paus.

Tema: Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi

Paus Leo XIV juga menyoroti tema Hari Minggu Misi Sedunia tahun ini, yaitu “Satu dalam Kristus, Bersatu dalam Misi”. Tema tersebut dipilih untuk memperingati seratus tahun perayaan global tersebut sekaligus menegaskan pentingnya persatuan umat beriman dalam melaksanakan misi Kristus.

Menurut Paus, tema itu mengajak seluruh anggota Gereja untuk memperdalam persekutuan dengan Kristus dan memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan misi kasih Allah di dunia.

Ia berharap tema tersebut menjadi inspirasi bagi pembaruan semangat misioner Gereja pada tahun-tahun mendatang.

Mengenang Fulton Sheen

Dalam kesempatan itu, Paus juga menyinggung kabar beatifikasi tokoh evangelisasi Amerika Serikat, Fulton J. Sheen, yang dijadwalkan berlangsung pada 24 September 2026 di St. Louis.

Paus menyebut Sheen sebagai sosok yang menjadi “cahaya iman, harapan, dan kasih” melalui pelayanannya di radio dan televisi selama beberapa dekade.

“Saya sendiri menjadi saksi pengaruh evangelisasinya ketika masih bertumbuh sebagai anak muda,” ungkap Paus.

Menurutnya, karya-karya Fulton Sheen telah menjangkau jutaan orang dan menghasilkan dukungan spiritual maupun material yang besar bagi Gereja-Gereja di wilayah misi.

Paus berharap calon Beato Fulton Sheen dapat menjadi teladan bagi para direktur nasional dan keuskupan Serikat Kepausan Karya Misi di seluruh dunia.

Misi Perdamaian di Tengah Dunia yang Terpecah

Paus Leo XIV menegaskan bahwa peran Serikat Kepausan Karya Misi semakin penting di tengah dunia yang dilanda perpecahan, perang, dan konflik.

Menurutnya, keempat Serikat Kepausan Karya Misi memberikan pelayanan yang sangat berharga bagi tugas Gereja untuk mewartakan Kristus sebagai Raja Damai.

Secara khusus, Paus memuji Serikat Kepausan Anak-anak Misioner yang membawa terang iman dan kasih Kristiani kepada anak-anak di berbagai wilayah yang terdampak kekerasan dan kebencian.

Ia juga mengapresiasi Serikat Kepausan Santo Petrus Rasul yang membantu pendidikan calon imam dan anggota hidup bakti di daerah-daerah misi.

“Di banyak tempat, tanpa bantuan serikat ini, para seminaris dan novis tidak akan memiliki sarana yang memadai untuk menjalani pembinaan manusiawi, rohani, dan pastoral,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Paus Leo XIV menyerahkan seluruh karya misioner Gereja kepada perlindungan Bunda Maria, yang dihormati sebagai Ratu Misi, serta doa para santo dan santa misionaris.(VATICAN NEWS, 01 Juni 2026)

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com