Paus Fransiskus Sumbang Dana 12,3 Miliar untuk Korban COVID-19

3,899 total views, 2 views today

Komsoskam.com– Paus Fransiskus diketahui menyumbang dana sebesar 12,3 miliar untuk orang-orang dan komunitas yang terkena dampak Covid-19. Pembentukan dana tersebut diumumkan pada Senin, 6 April 2020 lalu. Paus juga tercatat sebagai penyumbang pertama yang telah ditangani oleh Serikat Misi Kepausan di Vatikan.

Melansir dari Vaticannews.va., berita dari Serikat Misi Kepausan mengatakan sumbangan dana tersebut akan dikirim ke “negara-negara misi” melalui “struktur dan lembaga”

“Dalam tugas penginjilan, Gereja selalu menjadi garda terdepan menghadapi ancaman utama terhadap kesejahteraan manusia,” ungkap Kardinal Luis Antonio Tagle, Prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa-Bangsa atau yang disebut Propaganda Fide.

“Di Afrika saja, terdpat lebih dari 74.000 biarawati dan lebih dari 46.000 imam yang mengoperasikan 7.274 rumah sakit dan klinik, 2.346 rumah untuk para lanjut usia dan kelompok rentan, dan mendidik lebih dari 19 juta anak di 45.088 sekolah dasar. Di banyak daerah pedesaan mereka merupakan satu-satunya penyedia layanan kesehatan dan pendidikan. Bapa Suci mengajak seluruh jaringan luas Gereja untuk menghadapi tantangan ke depan bersama,” lanjutnya.

Diketahui, kontribusi Paus sebesar 750.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar 12,3 miliar rupiah. Paus juga meminta kepada semua “entitas Gereja” dan individu yang mampu agar ikut membantu lewat Serikat Misi Kepausan di setiap negara.

Paus Fransiskus tampak melakukan pemberkatan menghadap ke arah Lapangan Santo Petrus, Vatikan yang kosong tanpa pengunjung karena larangan perjalanan dan keluar rumah di Italia, hari Minggu (15/3).

Tujuan Sumbangan Dana

Seperti yang disampaikan Presiden Serikat Misi Kepausan, Uskup Agung Dal Toso, dana tersebut bertujuan untuk menyampaikan dukungan Gereja di wilayah misi, yang juga terdampak akibat Covid-19, kepada orang-orang dan komunitas yang terkena dampak yang sama.

“Saya menyerukan kepada jaringan Serikat Misi Kepausan kami, yang hadir di setiap keuskupan di seluruh dunia, untuk melakukan apa yang mereka bisa untuk mendukung inisiatif penting dari Bapa Suci ini,” ungkapnya.

Paus Donasi Alat Pernapasan

Vatikan juga menyatakan, Paus Fransiskus sebelumnya juga memberikan sumbangan sekitar 30 respirator atau alat bantu pernapasan untuk membantu merawat pasien Covid-19 pada pada Kamis, 26 Maret 2020 lalu. Seperti melansir dari  Channel News Asia, walau demikian dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh Kardinal Konrad Krajewski tidak disebutkan nama rumah sakit yang menerima bantuan tersebut.

Penyebaran Covid-19 di Italia

Di Italia sendiri, virus ini telah menyebar dengan lebih dari 80.000 kasus dan lebih dari 8.000 orang meninggal. Berdasarkan laporan awal, penyebaran COVID-19 dimulai dari daerah Lombardy Utara. Hal ini cukup mengejutkan, karena jumlah korban meninggal di Italia dua kali lipat dari semua negara yang terjangkit. Sebelumnya dikabarkan, Paus Fransiskus negatif dari Virus Corona (COVID-19) setelah menjalani tes akibat kondisi tubuhnya yang sempat melemah.

 

Facebook Comments
Baca juga  Laurentius Amrih Jinangkung, Kandidat DUBES RI untuk Vatikan

Yoseni

Freelance Content Writer

Leave a Reply