
Ribuan masyarakat berpawai dalam perayaan HUT Keuskupan Agung Jakarta ke 219 di Jakarta pada 9 Mei 2026 (Foto: Radio Verita Asia)
Oleh Reporter UCA NEWS
JAKARTA — Ribuan umat Katolik bersama pemeluk agama lain mengikuti jalan santai lintas iman bertajuk Harmony and Diversity Walk di kawasan Katedral Jakarta, Jumat (9/5/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati hari jadi Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) ke-219 sekaligus mengampanyekan pentingnya kerukunan dan kepedulian terhadap lingkungan.
Sekitar 3.500 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Selain umat Katolik, acara juga diikuti oleh umat Protestan, Muslim, Buddha, dan Hindu.
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar turut menghadiri perayaan tersebut. Dalam kesempatan itu, panitia membagikan bibit pohon kepada peserta sebagai bagian dari kampanye kesadaran lingkungan.
Dalam sambutannya, Nasaruddin menyebut tingkat kerukunan antarumat beragama di Indonesia saat ini mencapai titik tertinggi sejak kemerdekaan. Ia mengacu pada hasil survei terbaru yang menunjukkan indeks kerukunan berada di angka 87 persen.
“Indonesia seperti lukisan indah ciptaan Tuhan. Kita harus memastikan tidak ada pihak yang merusaknya,” ujar Nasaruddin.
Ia juga menilai Jakarta sebagai salah satu ibu kota paling damai di Asia Tenggara. Menurut dia, keberadaan “Terowongan Silaturahmi” yang menghubungkan Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal menjadi simbol kuat kehidupan antarumat beragama yang harmonis.
Terowongan tersebut diresmikan menjelang kunjungan Paus Fransiskus ke Jakarta pada 3–6 September 2024.
Selain itu, pemerintah disebut terus mendorong program ecotheology, yakni pengintegrasian nilai-nilai pelestarian lingkungan ke dalam pendidikan agama.
Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo Hardiatmodjo mengatakan peringatan ulang tahun KAJ sengaja dirancang melalui kegiatan yang mempererat hubungan lintas agama.
“Rasa syukur kami tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga lewat upaya membangun persahabatan dan persaudaraan antarwarga,” kata Suharyo.
Tema “Keutuhan Ciptaan” yang diangkat dalam perayaan itu juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas iman dalam menjaga lingkungan hidup.
Gubernur Jakarta Pramono Anung turut mengajak masyarakat melakukan langkah konkret menghadapi persoalan lingkungan, seperti menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dan mendukung program pemilahan sampah di ibu kota.
Meski demikian, sejumlah analis dan pegiat hak minoritas meminta publik tidak terlena dengan narasi tingginya kerukunan beragama di Indonesia.
Laporan terbaru Setara Institute tentang kebebasan beragama dan berkeyakinan pada 2025 mencatat terdapat 221 kasus pelanggaran kebebasan beragama di berbagai daerah di Indonesia. Jumlah tersebut memang menurun dibandingkan 260 kasus pada 2024, namun dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Direktur Eksekutif Setara Institute Halili Hasan mengatakan kondisi kebebasan beragama di Indonesia masih memprihatinkan.
“Kondisi pada 2025 masih belum menunjukkan perbaikan berarti,” ujar Halili.
Menurut dia, negara belum menunjukkan kemajuan substantif dalam melindungi hak-hak kebebasan beragama masyarakat.
Laporan itu juga mencatat pelanggaran dilakukan baik oleh aktor negara maupun non-negara. Selain itu, regulasi yang diskriminatif disebut masih menjadi faktor utama yang memicu pelanggaran terhadap kelompok minoritas, termasuk umat Kristen, Katolik, dan Ahmadiyah.
“Regulasi tersebut terus membatasi kelompok minoritas dalam menjalankan ibadah dan dapat melegitimasi tindakan intoleransi,” kata Halili.(UCA NEWS,11 Mei 2026)
Bagikan ini:
- Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke Mastodon(Membuka di jendela yang baru) Mastodon
- Bagikan ke Nextdoor(Membuka di jendela yang baru) Nextdoor
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Bagikan ke Bluesky(Membuka di jendela yang baru) Bluesky
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr