
Pertemuan Paus Leo XIV dengan pimpinan Catholic Charities USA di Vatikan, Senin 04 Mei 2026 (Foto:Media Vatican)
Oleh Devin Walkins
VATIKAN, KOMPAS — Pope Leo XIV menegaskan bahwa kepedulian terhadap kaum miskin merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan Kristiani yang autentik. Hal tersebut disampaikannya saat menerima jajaran pimpinan Catholic Charities USA di Vatikan, Senin 04 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Paus Leo XIV mengakui bahwa berbagai tantangan, baik secara pribadi maupun kelembagaan, kerap dihadapi oleh mereka yang berupaya mewartakan Injil melalui pelayanan kepada kaum miskin dan membutuhkan.
“Tantangan itu mencakup keterbatasan sumber daya, upaya meyakinkan pihak lain bahwa pelayanan ini merupakan bagian integral dari kehidupan Kristiani, serta godaan untuk putus asa, terutama ketika kita tidak mampu membantu orang lain sebagaimana yang kita harapkan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Catholic Charities USA, yang merupakan bagian dari Caritas Internationalis, juga tidak luput dari berbagai kesulitan tersebut.
Namun demikian, Paus mengingatkan bahwa justru dalam situasi sulit, umat dipanggil untuk kembali mendengarkan suara Kristus yang berkata, “Aku menyertai kamu senantiasa.”
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah dinamika kebijakan sosial di Amerika Serikat. Pada Maret 2026, pemerintah AS menghentikan pendanaan terhadap program yang dijalankan Archdiocese of Miami, yang selama puluhan tahun memberikan layanan bagi anak-anak tanpa pendamping. Program yang dikenal sebagai Operation Pedro Pan itu telah membantu penempatan anak-anak dalam keluarga asuh serta reunifikasi dengan anggota keluarga sejak 1960.
Paus Leo XIV memuji upaya Catholic Charities USA dalam melanjutkan “pelayanan belas kasih Tuhan,” khususnya bagi mereka yang paling rentan. Ia menilai organisasi tersebut berperan penting dalam mencari solusi atas situasi tidak manusiawi, meringankan penderitaan individu dan keluarga, serta membantu mereka yang terbebani kesulitan hidup.
“Dalam semua situasi itu, kasih Kristus harus menjadi pendorong utama dalam setiap karya pelayanan,” katanya.Ia juga mengingatkan bahwa kasih terhadap sesama merupakan bukti nyata dari kasih seseorang kepada Tuhan. Para pekerja amal Katolik, lanjutnya, harus terdorong oleh keinginan untuk memberikan bantuan material yang disertai kasih dari hati Kristus.
“Dalam kasih itulah mereka akan menemukan ketenangan sejati dan martabat manusia akan dihormati,” ujar Paus.
Menutup pesannya, Paus Leo XIV mengajak seluruh jajaran Catholic Charities untuk menjadikan harapan Paskah sebagai dasar pelayanan mereka, seraya menegaskan bahwa Kebangkitan Kristus “membarui segala sesuatu.”Ia pun menyampaikan doa dan dukungan bagi misi kemanusiaan yang dijalankan organisasi tersebut.(VATICAN NEWS,04 Mei 2026)
Bagikan ini:
- Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke Mastodon(Membuka di jendela yang baru) Mastodon
- Bagikan ke Nextdoor(Membuka di jendela yang baru) Nextdoor
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Bagikan ke Bluesky(Membuka di jendela yang baru) Bluesky
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr