Tahta Suci Vatikan Puji  Komitmen IAEA Bebas Senjata Nuklir

 360 total views,  2 views today

Dalam hari pembukaan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ke-65, Takhta Suci Vatican memperbarui seruan Gereja untuk dunia yang bebas senjata nuklir. Konferensi Umum IAEA ke-65 berlangsung di Wina, Austria, dan akan berlangsung hingga 24 September 2021.

Dikutip dari Vaticannews, Francesca Di Giovanni, wakil Sekretaris Bagian Hubungan Multilateral Vatikan mengatakan bahwa Tahta Suci mengakui peran unik IAEA sehubungan dengan non-proliferasi senjata nuklir. Juga dalam memastikan nuklir tidak disalahgunakan selain untuk hal yang bertujuan baik.

Menurutnya IAEA “berkontribusi secara signifikan untuk menciptakan dunia yang bebas dari senjata nuklir,”. Francesca juga mengingatkan bahwa Paus Fransiskus telah berulang kali mengutuk kepemilikan senjata nuklir sebagai tindakan “tidak bermoral” dan terus menyerukan pembentukan dunia yang bebas senjata nuklir.

Tahta Suci  juga memuji keberhasilan IAEA yang terus memberikan layanan dalam menghadapi masalah pada masa Covid-19. Dia secara khusus merujuk pada proyek Aksi Terpadu Penyakit Zoonosis IAEA (ZODIAC). Inisiatif ini didirikan pada Juni 2020 dengan tujuan membantu negara-negara mencegah pandemi yang disebabkan oleh bakteri, parasit, jamur atau virus yang berasal dari hewan dan dapat ditularkan ke manusia.

Dalam mendukung upaya tersebut, Franceska mengatakan Vatikan siap untuk membantu kegiatan penelitian dan pengembangan. Demikian juga dengan memberikan bimbingan ahli, serta dukungan teknis ilmiah serta laboratorium.

“Karya unik” IAEA dalam membantu negara berkembang

Lebih lanjut Franceska juga  menggarisbawahi “pekerjaan unik” IAEA dalam membantu negara-negara berkembang untuk menggunakan teknologi nuklir dalam mengobati kanker, menanam lebih banyak tanaman sumber pangandan untuk mengelola serta melindungi persediaan air mereka.

Dia juga menekankan “kontribusi relevan” berkelanjutan yang dibuat oleh IAEA di bidang perubahan iklim, pemantauan polusi laut dan ekosistem, serta dalam membantu negara-negara beradaptasi dengan realitas iklim baru, termasuk kekurangan makanan dan air.

Upaya menggunakan dana untuk senjata untuk menghilangkan kelaparan.

Dalam kesempatan tersebut, Tahta Suci juga mengingatkan agar setiap negara berkomitmen untuk membangun persaudaraan dengan mempromosikan langkah langkah politik dan teknis.

Francesca menegaskan kembali, seruan Paus Fransiskus agar para pemimpin dunia berani mengambil keputusan untuk  mengalihkan uang persenjataan  untuk menghilangkan kelaparan dan berkontribusi pada pembangunan negara-neraga miskin.

VN/Lisa

Facebook Comments

Leave a Reply