Solidaritas Global: Paus Minta Utang Negara Miskin Dihapus

917 total views, 3 views today

Komsoskam.com – Paus Fransiskus memang acap kali menyerukan “solidaritas global” demi memerangi pandemik virus corona COVID-19. Pimpinan tertinggi Vatikan itu tak bosan mengimbau seluruh umat manusia saling bergandengan tangan dalam menghadapi krisis akibat pandemi ini.

Salah satu bentuk solidaritas global yang baru-baru ini diserukan Paus yaitu terkait penghapusan utang negara miskin. Melansir dari BBC.com, Paus menyampaikan imbauannya itu saat perayaan misa di Basilika Santo Petrus pada Senin, 13 April 2020.

“Ini bukan waktu untuk ketidakpedulian. Karena seluruh dunia menderita dan perlu dipersatukan,” ujar Paus Fransiskus dalam pesan yang disiarkan secara daring seperti dikutip dari BBC.com, Rabu (15/4/2020).

Paus berpandangan bahwa utang negara miskin sudah sepatutnya dihapuskan walau perekonomian negara maju juga beresiko runtuh karena krisis ini.

“Oleh karena itu, para pemimpin politik semua negara diminta untuk bekerja demi kebaikan bersama, guna membantu sesama melalui krisis ini sampai situasi kembali normal,” lanjut Uskup asal Argentina itu.

Menurutnya, masa sulit ini bukan hanya dihadapi oleh negara maju saja, namun semua juga mengalami hal serupa. Untuk itu, katanya, sikap ketidakpedulian yang menimbulkan perpecahan wajib dihindari.

“Ini bukan waktu untuk mementingkan diri sendiri. Ketidakpedulian, egoisme, perpecahan, dan kelupaan bukanlah kata-kata yang ingin kita dengar saat ini. Kami ingin melarang kata-kata ini selamanya,” tegas Paus.

Tak hanya soal utang, Paus juga meminta pelonggaran sanksi internasional tanpa menyinggung siapa negara yang dimaksud. Tak lupa, Paus juga mengapresiasi kinerja paramedis yang setia menolong pasien COVID-19.

Baca juga  Pesan Paus untuk Hari Pangan Sedunia: PARADOKS MEMBUANG-BUANG ROTI ORANG MISKIN

Seperti diketahui, per Selasa, 14 April 2020, WHO mencatat ada 1.844.863 kasus COVID-19 terkonfirmasi secara global, dimana 117.021 kasus di antaranya meninggal dunia. Akibatnya, sejumlah negara melaporkan perlambatan ekonomi yang akhirnya berimbas pada perlambatan ekonomi global.

Bagaimana usulan Paus Fransiskus mengenai solidaritas global untuk penghapusan utang negara miskin? Jauh daripada itu, sebagai penduduk bumi, kita juga bisa melakukan aksi solidaritas dengan membantu secara finansial, material, maupun support. Kita bisa menggalang dana meski hanya dari rumah untuk keperluan APD. Atau paling mudah tidak menolak pemakaman korban COVID-19 di sekitar rumah.

Facebook Comments

Yantika Simatupang

Freelance writer

Leave a Reply