Rekoleksi Pengudusan Imam 2026 BERJALAN BERSAMA ST. FRANSISKUS ASISI DALAM MENGHIDUPI INJIL

 

 

RP.Fictorium Natanael Ginting OFMConv sedang menyampaikan materi, 31 Maret 2026

PEMATANGSIANTAR: Dalam rekoleksi pengudusan para imam pada Selasa, 31 Maret 2026, RP. Fictorium Natanael Ginting OFMConv membawa peserta untuk mengalami pengalaman rohani St.Fransiskus. Dalam pemaparan materi selama setengah hari ini, imam muda Fransiskan Conventual ini menyajikan tema Berjalan bersama St Fransiskus Asisi:mendengarakan, meneguhkan dan mewartakan.

Pada awal matriya, Pastor Fictor, biasa ia dipanggil, mencatat adagium klasik yang mengungkapkan sifat  Gereja yaitu Ecclesiae Sempre Reformada atau Gereja yang selalu diperbaharui. Pembaharuan Gereja bukan hanya secara structural, organisasi dan tata kelolah administrasi tetapi pembaharuan oleh tokoh Spiritual atau orang Kudus. Salah seorang Kudus yang membaharui Gereja secara rohani adalah St. Fransiskus Asisi.  St. Fransiskus Asisi lahir di Giovanai di Pietro di Bermardone, Italia  kira-kira 1182- wafat 3 Oktober 1226).

Tema ini diangkat juga karena pada tahun 2026 adalah tahun Yubelium St. Fransiskus Asisi. Tahun untuk mengalami pertobatan dan menerima kerahiman dengan meneladan St.Fransiskus Asisi. Adapun pertobatan sekaligus  buah rohani yang menjadi warisan Gereja sampai saat ini adalah hidup sederhana, cinta kepada orang miskin, menghormati ciptaan alam, membangun dialog dan persaudaraan dengan agama lain.

 

Semuanya ini karena St.Fransiskus telah menjadi manusia Injil. Ia menghidupi Injil dalam tingkah laku dan tindakan yang nyata. Dalam diri manusia Injil ini, St.Fransiskus Asisi memancarkan pembawa damai bagi sesama, mengalami anugerah damai sejati dari Tuhan, persaudaraan dengan ciptaan bahkan maut. Baginya maut adalah saudari, karena maut menjadi jalan dan membawa manusia memasuki kehidupan bersama Bapa di surga.Ada anugerh Ilahi dalam fisiknya, yaitu  luka-luka Kristus pada tubuh-Nya yang kenal dengan nama stigmata.

Dengan menghayati semangat dan teladan Fransiskus dalam tahun Yubelium Fransiskus ini, kita dibawa ke dalam kekudusan di era zaman sekarang ini.

Dengan bahan rekoleksi ini, para imam diajak berjalan bersama St.Fransiskus selama tahun Yubelium Fransiskus Asisi ini yaitu mendengarkan jeritan kaum tertindas seperti telah didengar Fransiskus Asisi, meneguhkan mereka menghiburan dan dukungan dalam tindakan nyata dan mewartakan sukacita Injili. Rekoleksi yang diadakan di Catholic Center-Pematang Siantar ini menjadi sukacita rohani bagi para imam (MENJEMAAT).

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com