Paus Leo XIV Sambut Gencatan Senjata di Timur Tengah, Ajak Umat Ikut Doa Bersama untuk Perdamaian

Asap dan puing bangunan mengepul setelah sebuah gedung dihancurkan rudal Israel di kota Tire,08 April 2026 (AFP or Licensos)

VATIKAN — Paus Leo menyambut baik kabar gencatan senjata sementara di kawasan Timur Tengah dan mengajak seluruh umat di dunia untuk bersatu dalam doa demi perdamaian.

Dalam audiensi umum yang berlangsung pada Rabu (8/4) di Lapangan Santo Petrus, Paus menyampaikan bahwa kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan yang diumumkan sehari sebelumnya menjadi “tanda harapan yang mendalam”.

Ia menegaskan bahwa jalan menuju perdamaian hanya dapat dicapai melalui dialog. “Hanya dengan kembali ke meja perundingan, perang dapat diakhiri,” ujar Paus di hadapan umat yang hadir.

Paus juga mengajak masyarakat internasional untuk mendukung proses diplomasi yang sedang berlangsung dengan doa. Ia berharap semangat dialog tidak hanya menyelesaikan konflik di Timur Tengah, tetapi juga berbagai konflik lain di dunia.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Paus mengumumkan akan memimpin Doa Vigili untuk Perdamaian pada Sabtu (11/4) pukul 18.00 waktu Roma di Basilika Santo Petrus. Ia mengundang semua orang, baik yang hadir langsung maupun mengikuti dari rumah, untuk ambil bagian. Kegiatan ini terbuka untuk umum tanpa memerlukan tiket.

Sementara itu, kesepakatan gencatan senjata dicapai oleh Iran, Amerika Serikat, dan Israel di tengah konflik yang terus memanas di kawasan tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan akan menunda rencana serangan terhadap Iran selama dua pekan. Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan dukungannya terhadap keputusan tersebut, namun menegaskan bahwa gencatan senjata tidak mencakup wilayah Lebanon, yang hingga kini telah mencatat lebih dari 1.500 korban jiwa. (VATICAN NEWS, 09 April 2026)


Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com