
Pada Paus Leo XIV memberi pesan pada pertemuan Perlindungan Alam di Tresviso, Italia pada tanggal 18 Maret 2026
VATICAN, Dalam rangka Forum Internasional ke-17 tentang Informasi untuk Perlindungan Alam yang digelar oleh Green Accord pada 18 Maret di Treviso, Italia, Paus Leo XIV menyampaikan pesan khusus kepada Uskup Treviso, Michele Tomasi.
Pesan tersebut, yang ditandatangani oleh Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin, memuat salam serta apresiasi mendalam Paus kepada seluruh peserta forum yang berasal dari lebih dari 40 negara. Forum tahun ini mengangkat tema “Membangun Masa Depan Bersama: Kemanusiaan Baru yang Haus akan Masa Depan,” dengan fokus pada tanggung jawab manusia dalam menjaga bumi sebagai rumah bersama.
Dalam pesannya, Paus menekankan pentingnya solidaritas dan peningkatan kesadaran akan perlindungan lingkungan melalui berbagai penelitian pembangunan berkelanjutan.
“ Tanggung jawab ekologis tidak dapat dipenuhi hanya dengan data teknis. Data memang penting, tetapi tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah pendidikan yang melibatkan pikiran, hati, dan tindakan; kebiasaan baru, gaya hidup komunal, serta praktik kebajikan,” tulis Paus.
Ia juga berharap bahwa kerja sama global dalam menghadapi berbagai krisis saat ini dapat menciptakan lingkungan sosial yang inklusif dan penuh penghormatan, sekaligus menjamin masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Seruan untuk Pendekatan Baru dalam Merawat Ciptaan
Dalam forum tersebut, Kardinal Beniamino Stella turut membacakan pesan dari Kardinal Pietro Parolin yang menyoroti peringatan 800 tahun Kidung Ciptaan serta wafatnya Santo Fransiskus dari Assisi.
Parolin menegaskan bahwa upaya membangun masa depan bersama menuntut perubahan mendasar dalam cara pandang manusia terhadap dunia.
“Jika kita sungguh ingin membangun masa depan bersama, kita harus ‘melintasi ambang batas’ dan memasuki ‘rumah baru’. Tanpa itu, upaya merawat ciptaan berisiko terjebak antara ideologi dan teknokrasi, antara semangat emosional dan prosedur dingin,” tulisnya.
Ia menambahkan bahwa peringatan ini bukan sekadar mengenang, tetapi menjadi kesempatan untuk menemukan kembali cara berpikir yang mampu mendorong inklusi dan kebersamaan.
Menurutnya, Kidung Ciptaan tidak hanya mengekspresikan rasa terhadap alam, tetapi juga membentuk pandangan spiritual dan intelektual yang membebaskan manusia dari dorongan untuk menguasai dan mengeksploitasi.
“Menyebut ‘saudara’ dan ‘saudari’ kepada apa yang tidak kita miliki merupakan tindakan kepedulian yang mendalam, karena melihat ciptaan sebagai anugerah dan relasi,” ujarnya.
Kecerdasan Buatan dan Tanggung Jawab Moral
Isu kecerdasan buatan juga menjadi perhatian dalam forum ini. Parolin menyebut teknologi tersebut sebagai ujian kedewasaan manusia.
Ia menekankan pentingnya “kecerdasan integral”, yaitu pendekatan yang tidak sekadar memperbaiki dampak setelah terjadi, tetapi menjadi dasar dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk dalam desain, tata kelola, transparansi, serta akuntabilitas penggunaan data dan teknologi.
“Bekerja bersama bukanlah bentuk belas kasihan dari pihak yang berkecukupan, melainkan pengakuan atas saling ketergantungan kita. Tidak ada seorang pun yang dapat diselamatkan sendirian,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perdamaian dengan alam tidak dapat dipisahkan dari perdamaian antar manusia. Kerusakan lingkungan akan berdampak pada retaknya kehidupan sosial, dan sebaliknya, pelanggaran terhadap martabat manusia akan mendorong eksploitasi alam.
Menutup pesannya, Parolin menegaskan bahwa membangun masa depan bersama bukan sekadar strategi atau program, melainkan harus menjadi cara hidup yang berakar pada semangat persaudaraan dan kepedulian (Sumber VATICANEW, 20 Maret 2026)
Bagikan ini:
- Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke Mastodon(Membuka di jendela yang baru) Mastodon
- Bagikan ke Nextdoor(Membuka di jendela yang baru) Nextdoor
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Bagikan ke Bluesky(Membuka di jendela yang baru) Bluesky
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr