
Komsoskam.com – Paus Leo XIV menyerukan kepada negara-negara untuk mengingat tanggung jawab moral mereka untuk mencari perdamaian, karena kekerasan meningkat di Timur Tengah setelah AS dan Israel melakukan serangan udara di Iran.
Berbicara pada Doa Angelus pada hari Minggu, Paus Leo XIV menyatakan “keprihatinan mendalam” atas peristiwa baru-baru ini di Timur Tengah dan Iran.
“Stabilitas dan perdamaian tidak dibangun dengan ancaman timbal balik, atau dengan senjata, yang menabur kehancuran, penderitaan, dan kematian, tetapi hanya melalui dialog yang masuk akal, otentik, dan bertanggung jawab,” katanya.
Paus memperingatkan akan tragedi yang sangat besar jika kekerasan meningkat di luar kendali.
“Menghadapi kemungkinan tragedi yang sangat besar,” katanya, “saya menyampaikan kepada pihak-pihak yang terlibat sebuah seruan tulus untuk memikul tanggung jawab moral untuk menghentikan spiral kekerasan sebelum menjadi jurang yang tak dapat diperbaiki!”
Paus Leo berdoa agar negara-negara dapat kembali berdialog untuk mencari perdamaian.
“Semoga diplomasi kembali memainkan perannya dan semoga kebaikan rakyat dipromosikan, rakyat yang mendambakan hidup berdampingan secara damai yang didasarkan pada keadilan,” katanya. “Dan marilah kita terus berdoa untuk perdamaian.”
Pada hari Sabtu, Israel dan Amerika Serikat mulai melakukan serangan udara gabungan di Teheran dan beberapa kota Iran lainnya.
Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap Israel dan beberapa negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer Amerika.
Kemudian, kantor berita pemerintah mengumumkan kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang memerintah Iran selama hampir 37 tahun. Kita doakan semoga dialog dan perdamaian bisa diwujudkan.