PARA IMAM DIPANGGIL SETIAP SAAT UNTUK MEMBUAT ORANG BERSUKACITA

 

 

Sebagian imam  peserta hari studi ke 2 sedang menyambut tubuh dan darah Kristus (Rabu,25 Maret 2026)

PEMATANG SIANTAR: Rm.Ferry SW, imam keuskupan Bandung, menjadi selebran utama dalam perayaan ekaristi hari raya Kabar Sukacita pada hari kedua studi imam  di Keuskupan Agung Medan gelombang ke 2 pada Rabu, 25 Maret 2026. Dalam perayaan ekaristi pagi hari ini, Rm.Ferry SW menyadarkan kembali pada imam bahwa kita tidak dipanggil sekali untuk menjadi di masa lalu. Tuhan setiap saat memangil kita untuk menjawab persoalan konkrit di mana kita berada.

“Kita diutus menjadi pastor di sebuah paroki untuk menjadi pastor paroki di tempat tersebut. Di sana ada persoalan apa yang membuat orang tidak bersukacita. Di sana ada masalah tertentu. Ketika kita melakukan tindakan konkrit untuk terlibat dalam penyelesaian masalah itu, itu panggilan Tuhan bagi kita. Setiap saat kita dipanggil bahkan secara tiba-tiba dalam situasi yang berbeda-beda’’ tegas imam yang kini bertugas juga sebagai dosen. Di hadapan para peserta hari studi imam ini,  ia juga menyinggung, apa kontribusi imam di Siantar ketika berhadapan dengan budaya membuang sampah di mana-mana.  Apa juga kira-kira kontribusi Catholic Center Siantar ini bagi masyarakat sekitar. Kalau Catholic Center ini bermanfaat masyarakat sekitar, ini juga jawaban atas panggilan Tuhan.

Dengan renungan yang didasarkan bahwa jawaban panggilan Maria  yang menjadi sukacita bagi kita, kita juga dipanggil menjadi sukacita bagi masyarakat. Setiap hari dan setiap saat kita fip(MENJEMAAT)

Tinggalkan Balasan

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com