
Romo Ferry SW berbaju biru sedang memberikan materi.
PEMATANGSIANTAR, Pada Selasa, 24 Maret 2026 di Catholic Center-Siantar, dalam studi imam gelombang ke 2 pada hari pertama, Rm. Ferry Sutrina Wijaya (Rm.Ferry SW) tampil sebagai pembicara tunggal dalam mendalami tema Ekologi. Sebagai pencinta lingkungan hidup dan pelopor Eco Camp Bandung ini menyadarkan para imam akan panggilan Ilahi menjadi pelopor dan penggerakkan umat dalam memulihkan lingkungan hidup kita. Adapun materi yang disajikan bertemakan lingkungan hidup. Imam diosesan Keuskupan Bandung ini menyajikan secara singkat dasar spiritualitas ajaran Gereja melalui dokumen-dokumen Ajaran Sosial Gereja, dan seruan Pastoral Laudato Si oleh Paus Fransiskus.
Dalam materi yang disajikan dalam 4 sessi ini, ia lebih banyak mengajak peserta untuk berinteraksi dan merespond materi yang diberikannya seperti materi dan aneka video tentang kerusakan lingkungan hidup dalam bentuk diskusi. Ia juga menyoroti eksloitasi hutan yang massif, perilaku masyarakat yang membuat sampah, penggalian perut bumi yang brutal. Sementara itu ia juga menunjukkan kebijakan beberapa negara dan Perusahaan yang mulai berusaha memulihkan lingkungan hidup.

Dalam materi senja hari, para peserta diajak bermain kartu di mana melalui permainan ini peserta dibawa ke dalam interkasi untuk mencintai lingkungan hidup. Berkali-kali ia menegaskan kita harus mulai dari lingkungan Gereja, dan umat mulai diberi kesadaran untuk terlibat dalam mencintai lingkungan hidupnya dengan tindakan konkrit. Adapun peserta duduk dalam kelompok dengan bentuk roundtable, sehingga interaksi antara kelompok menjadi lebih mudah dan cair (MENJEMAAT)).