Merefleksikan Kekudusan Imam Dalam Berpastoral

Mgr. Yohanes Harun Yuwono, uskup Agung Keuskupan Palembang sebagai pembicara kedua dalam pertemuan On Going Formation Se Sumatera, Selasa 24 Februari 2026 menyampaikan tentang “Kekudusan imam dalam Berpastoral” kepada para Imam Diosesan yang telah menghidupi imamatnya di atas 21 ke atas. Uskup Harun menyegarkan semangat para imam senior tentang Kekudusan imam dalam Perjanjian Lama dan Kekudusan Imam dalam kesatuan dengan imamat Kristus.

Para imam yang telah puluhan tahun melayani umat di kawasan Sumatera dan Kepulauan Riau-Bangka ini, diajak untuk merenungkan kehidupan dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah saya selama ini menghidupi imamat saya dan dapat disimpulkan saya kudus?
  • Apakah saya menghidupi imamat saya selama ini dan dapat dikatakan telah berkurban dengan melayani bagi sesama tanpa pandang bulu atau orang tertentu?
  • Apakah saya dengan imamat saya yang harus menjadi sarana perdamaian masih mempunyai musuh yang tidak saya memaafkan?

Dengan merenungkan pertanyaan-pertanyaan ini, kita menyadari bahwa anugerah imamat itu diberikan kepada para imam yang merupakan manusia yang lemah, rapuh dan terbatas. Meskipun diantara para peserta ada yang telah pensiun, mereka tetap diminta untuk merenungkan Kekudusan mereka. Marilah kita mendoakan para pastor kita yang juga rapuh agar tetap menjadi Kudus.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *