Pembinaan Frater Novis Kapusin Provinsi Medan

 500 total views,  4 views today

SABDA TUHAN TIDAK AKAN BERLALU

Sebanyak 12  frater novis kapusin Provinsi Medan mengikuti Kurdus Dasar Kelompok Kitab Suci (KDKKS) yang didampingi oleh tim dari Komisi Kerasulan Kitab Suci. Adapun tim dari Komisi yang mendampingi adalah Bapak Marhosing Tampubolon dan Fernando Tamba. Kursus dilaksanakan pada 22-26 November 2021 di Biara Novisiat Kapusin, Paparat. Materi-materi kursus yakni: Pengenalan dasar Kitab Suci, Motivasi dasar membaca Kitab Suci, Prinsip dasar membaca Kitab Suci, Hal-hal praktis yang perlu diperhatikan ketika membaca Kitab Suci, dan cara menemukan inti dan merumuskan pesan.

Kursus ini dimulai dengan ibadat. Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan materi-materi dan latihan-latihan baik secara pribadi maupun kelompok. Ada juga sesi diskusi untuk topik tertentu. Setiap hari para peserta diminta menuliskan refleksi atas kegiatan yang telah mereka ikuti selama satu hari dan keesokan harinya, mereka diminta untuk membagikan refleksi mereka. Peserta juga diminta untuk mencari ayat emas dari Kitab Suci yang sesuai dengan nama mereka masing-masing.

Kursus Kitab Suci

Peserta mengikuti kursus dengan serius dan antusias. Mereka cukup semangat dalam mengikuti kegiatan demi kegiatan. Ini tentu karena pemahaman dasar tentang Kitab Suci sangat mereka butuhkan dalam menjalani panggilan mereka. Kelak mereka juga akan mewartakan tentang sabda Allah kepada sesama. Kitab Suci adalah sumber utama iman umat. Melalui Kitab Suci, Allah dikenal. St. Hyeronimus mengatakan: “Tidak mengenal Kitab Suci, tidak mengenal Kristus”. Karena itu, Kitab Suci harus lebih dahulu mereka pelajari dan dalami sebelum mereka wartakan kepada sesama.

Baca juga  Ada Sastra di Balik Penulisan Kitab Suci

“Langit dan bumi akan berlalu, tapi sabda Tuhan tidak akan berlalu. Kehadiran tim dari Komisi Kerasulan Kitab Suci KAM kiranya mau menegaskan kebenaran bahwa sabda Allah tidak akan berlalu.Kami juga akan membaca dan menghidupi sabda Allah itu, sehingga tidak berlalu begitu saja dari kami. Semoga kami mampu”, demikian dikatakan oleh Fr. Dioni Manalu,  mewakili saudara saat diminta menyampaikan kesan dan pesan atas kegiatan pada acara penutupan. Benar. Kursus pada akhirnya ditutup dengan ibadat pengutusan. Sabda Tuhan tidak akan berlalu. Mari membaca dan menghidupinya agar sabda Allah tidak berlalu.

(Fernando HS Tamba)    

Facebook Comments

Leave a Reply