
Hermanto, Pengurus Mesjid Taqwa Glugur Hong, Jl.Glugur menerima parsel Idul Fitri dari Pengurus Gereja St.Petrus-Medan Timur-Medan – Sumatera Utara pada tanggal 11 Maret 2026
JAKARTA — Kementerian Agama untuk pertama kalinya melibatkan gereja dalam program penyediaan pos istirahat bagi jutaan umat Muslim yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Jika sebelumnya program ini hanya melibatkan masjid, tahun ini sebanyak 477 gereja Katolik dan 106 gereja Protestan turut ambil bagian dengan membuka layanan pos istirahat selama 24 jam bagi para pemudik.
Secara keseluruhan, terdapat 7.487 rumah ibadah yang berpartisipasi dalam program bertajuk “Rumah Ibadah Ramah Pemudik” yang dimulai sejak 17 Maret. Mayoritas peserta merupakan masjid, yakni sebanyak 6.859 lokasi, disusul 45 vihara.
Di lokasi-lokasi tersebut, para pemudik dapat memanfaatkan berbagai fasilitas, seperti area istirahat, toilet, makanan dan minuman, hingga stasiun pengisian daya telepon seluler.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, mengatakan bahwa program ini bertujuan memperluas peran rumah ibadah, tidak hanya sebagai tempat ritual keagamaan.
“Agama tidak boleh hanya berhenti pada urusan keimanan atau moral pribadi. Dampaknya harus dirasakan secara sosial, memberi pencerahan dan solusi,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Direktur Urusan Katolik Kementerian Agama, Salman Habeahan, menambahkan bahwa pemilihan ratusan gereja tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan pembimbing masyarakat Katolik di berbagai daerah.
Gereja-gereja yang terlibat tersebar di sejumlah wilayah, seperti Sumatra, Sulawesi Utara, Jawa, Papua, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku.
“Ini merupakan wujud nyata nilai harmoni dan persaudaraan antarumat,” kata Salman.
Di sejumlah gereja peserta, terpampang spanduk bertuliskan, “Lelah di jalan? Silakan singgah dan beristirahat.”
Menurut Salman, program ini diharapkan dapat membantu pemudik beristirahat dengan aman sehingga dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih nyaman.
“Inisiatif ini menjadi bentuk nyata toleransi dan solidaritas kemanusiaan dalam menyambut Idul Fitri, sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan umat Katolik yang sedang menjalankan masa Prapaskah,” ujarnya.
Sementara itu, Pastor Malvin Karundeng dari Paroki Santo Andreas di Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, mengatakan bahwa gerejanya ikut serta karena lokasinya strategis di jalur Trans-Sulawesi yang menghubungkan sejumlah kota besar.
“Program ini menjadi kesempatan bagi gereja untuk menghadirkan wajah persaudaraan dan pelayanan nyata bagi siapa pun yang sedang dalam perjalanan,” ujarnya.
Ia menambahkan, persiapan dilakukan melalui koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Utara.
Mudik merupakan tradisi tahunan di Indonesia, di mana masyarakat kembali ke kampung halaman menjelang hari besar keagamaan, terutama Idul Fitri.
Kementerian Perhubungan memperkirakan sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan selama periode libur tahun ini. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret, sementara arus balik berlangsung hingga akhir bulan.
Pemerintah menilai penyediaan pos istirahat tambahan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan, terutama di tengah padatnya arus lalu lintas.
Data kepolisian mencatat, kecelakaan selama musim mudik mencapai 2.637 kasus pada tahun lalu, menurun dibandingkan 3.728 kasus pada 2024 (UCANEWS, 19 Maret 2026)
Bagikan ini:
- Bagikan ke Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Bagikan ke Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
- Bagikan ke Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Bagikan ke Threads(Membuka di jendela yang baru) Utas
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Bagikan ke Mastodon(Membuka di jendela yang baru) Mastodon
- Bagikan ke Nextdoor(Membuka di jendela yang baru) Nextdoor
- Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Cetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Bagikan ke Bluesky(Membuka di jendela yang baru) Bluesky
- Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
- Berbagi di Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr