Salam Damai Sejahtera,

Pada edisi Bulan Desember 2017 ini, majalah Menjemaat mendapat “oleh-oleh” dari Bapa Uskup Keuskupan Agung Medan, Mgr Dr. Anicetus B. Sinaga OFM Cap yang baru saja mengikuti sidang tahunan KWI. Melalui rubrik “Sapaan Gembala”, seluruh umat dan masyarakat diajak untuk membangun kehidupan berbangsa yang lebih baik, dengan menyempurnakan tata dunia. Gereja Katolik harus berusaha membuka diri membangun dialog dan persaudaraan dengan agama lain, yang dilakukan dengan berbagai macam kegiatan silaturahmi dan sosial, pendidikan serta kesehatan; termasuk melalui media sosial, yang membagi pengalaman-pengalaman kasihnya untuk memperkuat persaudaraan ditengah-tengah perbedaan. Diingatkan pula akan peran hirarki untuk mendukung kaum awam agar lebih berani mengambil peran-peran sosial dan politik sebagai lahan pewartaan Kabar Gembira dan menghidup nilai-nilai Pancasila.
Berikutnya pada edisi ini pula, Menjemaat, mengangkat tema : “Buah Keluarga Berdoa”, dasarnya tetap pada Fokus Pastoral Keuskupan Agung Medan 2017 “Keluarga Berdoa” yang akan segera berakhir. RD Benno Ola Tage mengulasnya dengan tulisan “makna rohani fokus pastoral keluarga berdoa dalam fokus keluarga rukun”. Masih dalam fokus pastoral keluarga berdoa, RP Joseph Rajagukguk OFM Cap, merasakan munculnya buah-buah, yakni adanya ruang doa dalam keluarga dan keaktifan umat, serta doa angelus. Demikian pula, RP Frans Borta Rumapea O Carm dari paroki Pasar Merah merasakan meningkatnya prosentase kehadiran umat di lingkungan dan gereja. Sedangkan RP Donatus Manalu, OSC, parokhus Tebing Tinggi menceritakan fokus pastoral keluarga berdoa ini yang baru terealisasi pada pertengahan tahun 2017. Pembagian kaplet doa merupakan upaya untuk menambah antusias umat di Tebing Tinggi ini untuk hadir di lingkungan. Dalam tema “Buah Keluarga Berdoa” kali ini juga disajikan sharing dari beberapa keluarga yang menceritakan pengalaman mereka membangun doa bersama dalam keluarganya.

Menjemaat edisi akhir tahun ini juga menyajikan tulisan yang biasa dirayakan dalam bulan Desember. Sr Laura Purba KYM menyajikan yang berkaitan dengan hari ibu, 22 Desember yang mengapresiasi kekuatan seorang ibu, “the power emak-emak”.

Berikutnya, seputar Natal, juga disampaikan pesan natal bersama Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) 2017 yang mengambil tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu !” (Kol 3:15). Berkaitan perayaan atau misa natal pula, dalam rubrik Bina Iman disajikan oleh RP Ivo Manullang OFM Cap, yang menjawab pertanyaan mengapa gereja merayakan natal pada malam hari tanggal 24 Desember.

Majalah Menjemaat sebagai media komunikasi sosial Keuskupan Agung Medan, berusaha menjadi sarana pewartaan untuk menambah pengetahuan dan penghayatan iman umat melalui berbagai sharing pengalaman kasih. Akhirnya, selamat memasuki masa adven; dan dengan sukacita kita akan menantikan kehadiran Tuhan dalam perayaan natal 2017. Tuhan memberkati.

Bung Redaksi.
 
 
 
 
 
 
 

Newsletter

This module can not work without the AcyMailing Component

Design by Jupen Manik komsoskam.com